JADILAH ANAK SHALIH (AH)


Kata Birr ul-Walidain adalah kata yang mudah dilafaskan. Namun pada faktanya banyak anak yang tidak menunaikannya sebagai sebuah kewajiban yang di WAJIBkan kepada setiap anak.

Birr ul-Walidain yaitu semua bentuk kebaikan untuk mentaati kedua orang tua. Bentuk ketaatan yang bisa membuat orang tua menjadi ridho, hatinya tenang dan bergembira.

Saudaraku yang ku cintai karena Allah.

Tahukah kita bahwa anak shalih tidak ditentukan oleh umur, meski sudah punya anak atau bahkan cucu. Kita harus tetap menjadi anak shalih (ah), sebab kita tetap anak dari ayah dan Ibu kita.

Menjadi anak sholeh dalam agama yang haq ini mempunyai kedudukan yang sangat mulia.

Allah berfirman:
Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun, bersyukurlah pada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.(QS. Luqman: 14)
 


Ridho Allah bergantung pada keridhaan Orang tua, dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan Orang tua (HR. Abu Hibban dan al-Hakim).

Amal mana yang paling dicintai oleh Allah? Rasul menjawab : Sholat tepat pada waktunya, Kemudian apa ? Beliau menjawab : Birr ul-Walidain (Berbakti kepada Orang tua) Kemudian apa ? Jihad di Jalan Allah (HR. Bukhari n0. 496)

Sungguh rugi, sungguh rugi, sungguh rugi, Rasul ditanya " Siapa Orang itu ya Rasulullah?" Beliau menjawab, " Orang yang mendapatkan kedua Orangtuanya sudah tua salah satu atau kedua-duanya, tapi ia tidak masuk surga (HR. Muslim, No 4627). 


Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah bersabda: Berbaktilah kepada bapak-bapak kamu niscaya anak-anak kamu akan berbakti kepada kamu. Hendaklah kamu menjaga kehormatan niscaya istri-istri kamu akan menjaga kehomatan. (HR. Ath-Thabrani dengan sanad hasan). 

Bahkan wujud keshalihan anak bukan hanya saat Orang tua masih hidup tapi saat orangtua sudah meninggal dunia. 

Wahai saudaraku... 
Setelah kita meneteskan air mata yang tulus dan ikhlas, sebagai wujud penyesalan kita atas perbuatan terhadap Ayah dan Ibu kita selama ini. Mari kita buktikan dengan segera memohon ampun kepada Allah dan kedua Orangtua kita, sembari berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. 

Dan anak yang shalih akan berupaya untuk berbakti kepada Orang tua selamannya. Salah satu karakter penting anak yang shalih adalah menjadi pengemban dakwah, yang senantiasa menjaga dan membela Islam hingga amalnya itu terus mengalir bagi orang tua yang di sayanginya. 

Ya Allah Jadikanlah Training ini sebagai jalan agar kelak terlahir generasi-generasi yang Mencintai Allah dan Rasul serta kedua Orang Tua. Amin 

Semoga ini menjadi Amal yang pahalanya terus mengalir buat kami dan kedua Orang Tua kami semua.Amin

Muhammad Sabran 
(8 Ramadhan 1432 H)
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar