Penikam Mahasiswa UNM Terancam Dipecat

MAKASSAR, KOMPAS.com — Pelaku penikaman yang menewaskan dua mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (UNM) terancam dipecat dari perguruan tinggi tempatnya belajar itu. Hal ini ditegaskan Pembantu Rektor I UNM Prof Sofyan Salam kepada Kompas.com.

"Apabila dari hasil penyelidikan dan penyidikan polisi menetapkan dia sebagai tersangka, pihak rektor tidak segan-segan melakukan pemecatan terhadap mahasiswa pelaku tawuran dan penikaman yang menewaskan Rizky Munandar dan Haryanto. Kami tidak pusing seberapa jumlah mahasiswanya, mau 500 orang pun kita DO (drop out). Sebab, masih banyak mahasiswa yang baik bisa kita didik," tegas Sofyan.

Sementara itu, hingga kini, aparat kepolisian telah mengantongi identitas penikam dua mahasiswa Fakultas Teknik UNM, Rizky Munandar dan Haryanto. Dari penyelidikan polisi, pelaku diketahui berinisial MAB, mahasiswa Fakultas Senin Desain angkatan 2011.

"Pelaku sudah diketahui dan sketsa wajahnya sudah dibuat. Jadi, polisi sementara melakukan pengejaran terhadap pelaku penikaman yang menewaskan dua mahasiswa. Pelakunya berinisial MAB, Fakultas Seni Desain angkatan 2011. Polisi juga terus menyelidiki para pelaku tawuran lainnya," kata Kapolrestabes Makassar Komisaris Besar (Kombes) Polisi Erwin Triwanto.
Haryanto dan Rizky tewas karena ditikam saat terjadi bentrok kedua di RS Haji Sulawesi Selatan, Jalan Daeng Tata, Makassar. Keduanya merupakan mahasiswa Fakultas Teknik Otomotif angkatan 2008. Haryanto dan Rizky datang ke RS Haji karena hendak menjenguk rekannya yang terkena panah saat bentrokan pertama di dalam kampus.

Selain kedua korban tewas, sembilan mahasiswa Fakultas Teknik juga terluka dalam bentrokan dua kali tersebut, sedangkan dari kubu Fakultas Seni dan Bahasa, empat orang dikabarkan juga terluka.
Awalnya, meraka dirawat bersama di RS Haji Sulawesi Selatan, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara. Korban luka dari kedua kubu yang dirawat di RS Bhayangkara hanya enam orang luka berat. Sisanya telah dipulangkan setelah mendapat perawatan dari tim medis.

Menurut informasi yang dihimpun di sekitar lokasi kejadian, tawuran mahasiswa dua fakultas dalam satu kampus ini dipicu oleh lemparan batu yang mengenai salah seorang mahasiswi Fakultas Teknik pada Rabu (10/10/2012) malam.

Mahasiswa Fakultas Teknik menuding pelaku pelemparan batu itu adalah mahasiswa FKIP. Akhirnya, mahasiswa Teknik membalasnya dengan melemparkan batu ke mahasiswa FKIP yang lokasinya tak terlalu jauh dari tempat itu.
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar