DO NOT MISS

Selasa, 30 Oktober 2012

Rohis SMU Negeri 22 Makassar

Pagi ini (ahad/28-Okt-2012) matahari pagi sangat cerah, puluhan pengurus ROHIS sudah bersiap untuk mengikuti acara Training Motivasi.

Acara yang digagas oleh Rohis SMU Neg 22 Makassar ini di ikuti tiga sekolah yaitu SMA Neg 7, Ulul Albab dan SMU Neg 22 Sendiri selaku tuan ruman.

Acara yang dimulai pukul 08.30 Wita erakhir hingga pukul 14.00.
 
 Pembukaan Oleh MC

Sambutan Ketua Panitia

Acara yang dibuka lansung oleh Pembina Rohis dan sekaligus Guru Agama SMA Neg 22 Makassar yaitu Ust.Suparman. Dalam sambutannya mengatakan bahwa Rohis harus mampu memberikan contoh apalagi saat ini rohis menjadi pusat perhatian. Dengan tuduhan yang macam-macam dan didukung dengan media.

 Ust. Suparman.


" Pandangan MUI. Ketua Fatwa MUI Ma'ruf Amin meminta organisasi rohani islam (Rohis) tidak digeneralisir sebagai sarang teroris. Menurutnya, penyebutan Rohis sebagai sarang teroris akan menimbulkan stigma negatif terhadap organisasi di sekolah tersebut.

"Jangan digeneralisir seperti itu. Pernyataan yang demikian justru akan menimbulkan sikap saling curiga," ujar MA;ruf kepada merdeka.com, Sabtu (15/9).

Menurut Ma'ruf, jika ada indikasi sebuah Rohis yang digunakan sebagai sarana pengkaderan teroris, aparat diminta langsung bertindak. Tetapi sebaiknya tidak menggeneralisir bahwa semua Rohis adalah sarang teroris.

"Kalau memang ada tangkap saja langsung, tapi jangan digeneralisir. Akibatnya nanti akan saling tuding dan saling lempar," imbuhnya."



 Baru kali ini saya memberikan Training di SMU yang penuh semangat karena semua peserta yang hadir adalah aktivis dakwah sekolah. Dan mereka berencana akan membuat acara yang lebih besar lagi.

(untuk dokumentasi : Liat foto-foto Trainingku)

Sampai ketemu di agenda selanjutnya

Salam Hangat
Islamic Motivator  
  

Haji, Napak Tilas Perjuangan Rosulullah SAW

 

DR. Muhammad Rahmat Kurnia

Setiap orang tentu rindu untuk menunaikan ibadah haji.  Tidak mengherankan setiap tahun jamaah haji meningkat.  Pada tahun 1429 H berjumlah 2,4 juta orang dan tahun 2012 meningkat menjadi 3,5 juta umat Islam menyambut panggilan Allah SWT tersebut.  Dari Indonesia  hampir setiap tahun sebanyak 200 ribu orang berangkat ke BaitulLâh.  Semua rindu.  Rela mengantri selama 4 tahun, bahkan di beberapa daerah harus menanti selama 10 tahun untuk mendapatkan giliran naik haji.  Hingga saat ini tercatat ada 1,9 juta orang di Indonesia mengantri untuk dapat menunaikan haji.

Fenomena ini sangat membanggakan.  Dalam rangka memenuhi kewajiban dari Allah SWT kaum Muslim saling berlomba.  Semua ingin lebih dulu melaksanakan kewajiban tersebut.  Mereka rela mengorbankan harta, tenaga, bahkan jauh dari keluarga.  Untuk apa? Demi menunaikan kewajiban dari Allah Rabbul ‘âlamîn.

Hanya saja muncul pertanyaan, mengapa sikap demikian hanya terjadi untuk menunaikan haji?  Mengapa ketika Allah memerintahkan umat Islam agar menerapkan hukum Islam secara kâffah belum ada sambutan dari 200 orang setiap tahun di Indonesia?  Mengapa kewajiban dari Allah Rabb Baitullâh untuk menerapkan syariah Islam belum mendapat sambutan seperti layaknya sambutan terhadap kewajiban haji?  Mengapa pengorbanan serupa belum diberikan bagi perjuangan tegaknya Khilâfah ‘alâ Minhâj an-Nubuwwah sebagaimana dititahkan Rasul?  Padahal bukankah salah satu doa dari Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail as. ketika membangun Ka’bah adalah agar kita mengikuti ajaran Rasul?   Saat itu beliau berdua berdoa: “Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka al-Kitab (al-Quran) dan al-Hikmah (as-Sunnah) serta mensucikan mereka.  Sesungguhnya Engkaulah yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.” (TQS al-Baqarah [2]:129).

Haji adalah ibadah. Orang-orang yang menghayati setiap aktivitas di dalamnya akan mendapatkan banyak pelajaran.  Misalnya, ketika pertama kali memasuki kota Makkah, siapa pun tak akan tahan menahan mata berkaca-kaca.  Terbayang di benaknya, inilah kota yang di dalam al-Quran disebut al-balad al-amîn (negeri yang aman).  Pikiran pun melayang.  Di sinilah dulu Rasulullah saw. memulai dakwah dan membina para Sahabat.  Di kota inilah beliau dilempari kotoran unta, diembargo selama dua tahun, para Sahabatnya diintimidasi, dsb.  Masih ada dalam ingatan, di kota ini pula Rasulullah saw. diancam dengan pembunuhan oleh kaum kafir Quraisy.  Mereka berunding di pusat kajian strategis mereka, Dâr an-Nadwah, untuk melancarkan rencananya itu. Inilah kota perjuangan awal Nabi saw. mendakwahkan Islam.   Pada saat menginjakkan kaki di kota Makkah, kecintaan kepada Allah dan Rasulullah pun membuncah.  Semangat perjuangan pun terkobarkan.  Haji menjadikannya sebagai pecinta Islam.

Pada saat menyaksikan Ka’bah, segera teringat pada al-Quran surat Quraisy:  Hendaklah mereka menyembah Tuhan pemilik rumah ini (Ka’bah).  Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan (TQS Quraisy [106]: 2-3).

Di tempat inilah Nabi Muhammad saw. pernah dilarang shalat oleh Abu Jahal.  Namun, beliau tetap diperintahkan untuk sujud kepada Allah.  Beliau diperintah oleh Allah SWT: Sekali-kali jangan. Janganlah kamu patuh kepada dia. Sujudlah dan dekatkanlah (dirimu kepada Allah) (TQS al-‘Alaq [96]: 19).

Hati pun segera tertambat kepada Allah SWT.  Tekad pun membaja; tekad untuk sungguh-sungguh hanya menyembah Allah, Zat Yang Mahagagah.  Selama tawaf berkeliling Ka’bah pun teringat bahwa di Ka’bah inilah dulu para sahabat bersama Rasulullah saw. berkumpul menyambut kemenangan futuh Makkah.  Rindu, haru dan harapan berpadu menjadi satu.  Terasa seakan-akan Bilal bin Rabbah ra. masih berdiri tegak di atas Ka’bah mengumandangkan azan kemenangan saat futuh Makkah itu.  Ketika itu pula, muncullah harapan akan datangnya pertolongan dari Allah SWT.  Kalau dulu Rasulullah saw. diberi kemenangan dan rasa takut berubah menjadi aman, maka kemenangan dan rasa aman itu pulalah yang akan didapatkan oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia.  Tawaf di Ka’bah pun membangkitkan harapan akan datangnya kemenangan.

Wukuf di Arafah.  Kata Nabi, “Al-Hajju ‘arafah (Haji itu wukuf di Arafah.” (HR Ibnu Majah).  Wukuf di Arafah merupakan puncak haji.  Apa yang dilakukan di sana?  Tafakur, zikir, bertobat dan berdoa mulai zuhur hingga maghrib pada tanggal 9 Dzulhijjah.  Ternyata, puncak dari pengorbanan selama ini dalam haji adalah mengingat Allah dan kepatuhan kepada-Nya.  Saat wukuf di Arafah, umat Islam sudah seharusnya ingat bahwa di tempat mulia itu diturunkan ayat yang menurut sebagian ulama sebagai ayat al-Quran terakhir yang turun kepada Rasulullah Muhammad saw.  Ayat tersebut maknanya, “…Hari ini, Aku telah menyempurnakan bagi kalian agama kalian, menyempurnakan bagi kalian nikmat-Ku dan meridhai Islam sebagai agama bagi kalian.” (TQS al-Maidah [5]:3).

Di tengah hamparan padang pasir dan naungan langit, dipanasi teriknya sinar matahari di tengah hari bolong, kita bersimpuh di Arafah untuk memproklamirkan diri sebagai hamba-Nya yang terbaik.  Kala itu juga, kita bertekad untuk menjalankan Islam dengan sepenuhnya, menjadi pembela Islam dengan penuh amanah.  Di tempat Allah SWT menurunkan ayat tadi, di situlah kita menyambut seruan-Nya. Hati pun menjerit menembus langit dan berkata, “Ya, Allah, di tempat ini, engkau telah menetapkan Islam sebagai aturan hidupku. Karena itu, saksikanlah ya Allah, di tempat ini pula aku bertekad akan menjadikan Islam sebagai jalan hidupku dan aku akan menggapai keridhaan-Mu dengan mewakafkan hidupku ini untuk Islam.  Saksikanlah, ya Rabb…”

Begitu juga, ketika melempar jamarat.  Bukan sekadar melempar kerikil.  Di sana ada tempat yang namanya ‘Aqabah, sehingga dikenal dengan istilah Jumratul ‘Aqabah.  Tidak jarang, orang lupa bahwa di sana pernah terjadi peristiwa penting.  Rasulullah saw. kedatangan 12 utusan dari Madinah pada tahun 11 kenabian.   Lalu, tahun depannya datang 75 orang para penghulu Madinah untuk menyerahkan kekuasaan mereka kepada Nabi saw.  Di situlah tonggak penegakkan pemerintahan Islam pertama di Madinah terjadi. Tidak mengherankan, setiap datang untuk melempar jamarat, peristiwa itu terngiang-ngiang terus.  Terbayang, bagaimana para pemimpin Madinah berkomitmen untuk membela dakwah Rasul saw. melebihi pembelaannya kepada anak, istri dan harta kekayaannya.  Di tempat mulia itulah terjadi titik pemisah antara Rasulullah yang tidak memiliki kekuasaan dengan Rasulullah yang memiliki kekuasaan.  Di ‘Aqabah itulah titik awal tegaknya pemerintahan Islam mulai bersinar.  Muncullah tekad untuk terus berjuang demi tegaknya syariah dan Khilafah, pemerintahan Islam sepeninggal Rasulullah saw.  Tidak terasa, mulut pun bergumam, “Ya Allah, pemilik ‘Aqabah.  Berikanlah kesempatan kepadaku untuk dapat menyaksikan sinar fajar Khilafah, kekuasaan Islam yang telah Engkau janjikan.” Jadi, ada hal lain dalam ibadah haji: napak tilas perjuangan Rasul saw. Wallâhu a’lam. []

Jangan Remehkan Perbuatan Baik yang Kecil

 

Seorang teman yang sangat menyukai musik pernah berkata, bahwa musik bisa membuat perasaan menjadi halus dan peka. Saya percaya dengan apa yang dikatakannya,karena saya melihat muka ramah dan ceria yang dimiliki Pianis Richard Clayderman atau Saxophonis Kenny G. Di foto-foto mereka kesan ramah dan bersahaja selalu melekat pada wajah mereka.

Tapi pandangan saya terhadap perkataan teman berubah setelah saya beberapa kali bertemu dengan guru piano murid saya. Kesan tidak ramah sudah saya rasakan pada saat pertemuan pertama, tapi berhubung saat itu sang guru piano sedang kewalahan menaklukan murid saya yang susah berkonsentrasi belajar jadi saya anggap sang guru tidak mempunyai waktu untuk memberikan air muka yang menyejukkan untuk menjawab salam saya. Tetapi pertemuan selanjutnya benar-benar meruntuhkan anggapan teman saya bahwa musik bisa membuat orang menjadi halus dan peka. Halus bagi saya sudah termasuk halus budi dan akhlak tentunya.
Dalam perjalanan pulang, saya menanyakan sikap guru piano kepada Pak Jam, supir pribadi murid yang selalu mengantarkan sepertiga perjalanan pulang saya, saya tanyakan hal itu karena saya takut

ketidakramahan sikap guru piano hanya tertuju pada saya seorang, teryata Pak Jam mengamini bahwa sang guru piano memang seperti itulah keadaanya, susah senyum dan arogan.

Lalu saya teringat guru organ murid saya yang lain atau senior saya yang juga sama mengajar musik, ya saya ingat mereka juga berair muka sama.

Ah, saya salah jika saya menyalahkan anggapan teman saya di atas tentang musik. Tidak semua para pemusik seperti guru piano murid saya kan? Buktinya musisi kaliber dunia yang saya sebut di atas jauh dari kesan arogan. Juga teman saya yang musisi pun memang memiliki hati yang lembut dan murah senyum.
Saya pikir mungkin sang guru piano kurang menghayati, memahami dan menyerap inti dari musik yang dia mainkan selama ini, sehingga alunan-alunan nada yang dibawakannya tidak membekas dalam hatinya.
Tentu saja penghayatan, pemahaman, penyerapan inti dan yang tidak kalah pentingnya pengamalan sesuatu tidak hanya ditujukan bagi dunia permusikan saja, tapi juga dalam segala hal. Demikian pula dengan Islam. Islam bukanlah hanya sesuatu untuk dipelajari saja tetapi lebih untuk diamalkan.

Tidak jarang ketika saya bertemu dengan sesama muslim saya tersenyum dan mengucapkan salam hanya karena saya ingin menjalankan pesan nabi bahwa senyum itu sedekah, tapi sayang sekali balasan yang saya dapatkan bukanlah ucapan salam kembali. Ketika saya jalan berpapasan ada yang malah membuang pandangan, malah ada juga yang ketika melihat saya tersenyum, orang yang bersangkutan memperlihatkan muka heran. Mungkinkah karena pakaian muslimah saya yang berbeda yang menyebabkan saudara-saudara saya bersikap seperti itu?

Dilihat dari segi penampilan, seharusnya mereka lebih mengetahui bahwa keramahan adalah bagian dari akhlak Islam. Ada beberapa hadist yang menyebutkan tentang keutamaan akhlak. Dua hadist riwayat Bukhari Muslim, “Sebaik-baiknya manusia adalah yang terbaik akhlak budi pekertinya”, “Sebaik-baik kamu ialah yang terbaik akhlak budi pekertinya”.

Betapa besar arti sebuah senyuman dan keramahan. Dari sebuah senyuman dan keramahan, seorang dokter bisa membantu mempercepat penyembuhan pasien, karena kondisi psikologis yang senang dan nyaman bisa mempercepat penyembuhan. Dari sebuah senyuman dan keramahan, seorang guru bisa membangkitkan semangat murid untuk belajar, karena dalam suasana hati yang senang biasanya otak seseorang bisa bekerja sehingga murid bisa belajar dengan relax tanpa adanya tekanan. Intinya, sebuah senyuman memberikan sejuta manfaat bagi orang yang menerimanya. Inilah makna dari hadist nabi “Jangan meremehkan perbuatan kebaikan sesuatupun, walau sekadar menyambut kawan dengan muka yang manis.”

Kalau hanya dengan musik saja orang bisa bersikap lembut dan murah senyum, masa kita sebagai seorang muslim/muslimah tidak bisa membuat sikap akhlak yang kecil ini menjadi bagian dari hidup kita sehari-hari?
(eramuslim.com)

 

Bunda, Rindu Ini Melangit Lagi

Cintamu padaku,
Berakar di sukma Rindangnya memenuhi jiwa Sepanjang masa

(sebuah sumber)
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik)
kepada kedua orang ibu bapaknya,
Ibunya telah mengandungnya
Dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah,
….”

(QS Luqman : 14)
Bunda, malam ini tiba-tiba saja aku mengingatmu dengan utuh. Gurat syahdumu, tulus senyummu bahkan gaya berceritamu di masa kecil. Tiba-tiba saja bayangan sosok anggunmu dengan sorot mata penuh cinta hadir dalam jeda yang panjang kemudian menghilang. Sedang apakah saat ini bunda? Membaca buku? Tadarus Al-Qur’an? Menonton televisi atau ah entahlah, aku tidak yakin apa yang sedang bunda kerjakan saat ini. Mungkin juga bunda tengah bersiap di peraduan. Malam sudah akan beranjak. Tidur bunda selalu awal. Itu yang kutau. Ah, semoga bunda baik-baik saja.
Bunda, mata ini sudah dari tadi berkabut. Orang-orang yang lalu lalang tak lagi aku pedulikan. Pandangan ini bahkan telah samar. Bening air mata mungkin sebentar lagi luruh. Duh, mengapa lama sekali petugas itu memanggil dan menyerahkah obat yang akan aku tebus. Bunda, aku takut.
Bunda, betapa aku ingin menujumu detik ini juga. Merengkuh banyak kekuatan yang seringkali engkau persembahkan ketika masalah tengah menghadang. Memetik bulir-bulir kedamaian yang selalu kau hunjamkan teguh ke kedalaman jiwa. “Bunda yakin, Allah pasti memberikan jalan atas masalahmu. Allah tahu batas kemampuanmu. Ia sudah menakarnya. Kamu yang harus yakin.”
Bunda, betapa bahagia jika saat ini engkau nyata di hadapanku, inginnya aku bersimpuh di pangkuan dan meneguk percik-percik pinta yang kau senandungkan sempurna kepada Allahu Rabbana. “Semoga anak bunda jadi anak yang shalihah, pintar dan mendapat pendamping hidup yang shalih”, “Semoga kamu, nak, sehat dan diberikan rezeki yang berkah”.
Bunda, sungguh gembira tak terkira bila kau ada di sini sekarang, hingga dengan bebas aku meminta kesediaanmu untuk membaluri jiwa dengan param hangat doa-doa ikhlasmu hingga ketenangan itu menjulang. Bunda betapa ingin ku raih itu semua sekarang juga. Dada ini bunda, seperti diterjang beribu gempa.
Tahukah bunda, dokter yang memeriksaku barusan memberitahu bahwa janin yang tengah ku kandung tidak bergerak. Aku melihatnya bunda. Gumpalan kecil itu terlihat di layar monitor jelas sekali. Aku melihatnya bunda. Si kecil yang Allah amanahkan di dalam rahim. Dokter mengguncang-guncang alat itu agar si kecil bergerak. Berkali-kali. Lagi dan lagi. Ia diam bunda. Senyap. “Allah, janin kecilku.”
“Bu, saya masih belum yakin dengan keadaan janin ibu. Dua minggu yang akan datang, kontrol lagi yah, untuk kepastiannya,” suara dokter sayup-sayup singgah di telinga. Ia menuliskan resep dan dengan senyuman tulus mengangsurkan kertas itu ke hadapan. “Sabar ya bu, banyak berdo’a,” tambahnya menenangkan.
Bunda, kecemasan ini begitu kental. Aku merasakannya sekarang perkataan bunda di waktu lalu. “Nak, jangan buat bunda cemas, hati bunda seperti belah ketika kau belum datang juga, lain kali telpon jika akan menginap”, “Nak, makanlah, agar sakitmu segera sembuh, bunda tak bisa tidur melihatmu berbaring lemah, bunda cemas nak, sungguh!”. Duh bunda, aku tahu khawatir itu saat ini.
Dua bulan yang lalu dokter memberi tahu bahwa aku resmi menjadi seorang ibunda. Dan sejak saat itu, aku mulai merasakan perasaan yang tumbuh berganti-ganti. Kesayangan, kebahagiaan, kecemasan hingga perasaan tanpa nama. Bunda, betapa tidak mudah ternyata menyandang gelar itu. Lelah berhari-hari karena mual dan pusing. Menghindari banyak makanan dan menelan obat dan vitamin agar janin yang dikandung sehat. Aku juga harus berhati-hati dalam banyak hal. Dan semuanya, segalanya, demi sesosok cinta di dalam sana.
Bunda, seperti ucapanmu bahwa do’a seorang bunda seperti tuah, seperti bisa, selalu ampuh. Maka aku memohon kepadamu, do’akan agar amanah Allah yang tengah ku kandung baik-baik saja. Pintakan kepada Allah, agar si kecil tumbuh dengan sempurna. Aku juga selalu berdoa untuk amanah ini, do’a yang bunda sendiri ajarkan,
“Ya Allah, lindungilah ia yang berada di rahim hamba, jadikanlah ia dalam keadaan baik, bentuk yang sempurna, rupa yang elok, dan teguhkanlah kelak dan hatinya keimanan kepada Mu, mengikuti sunnah Rasul Muhammad, berikanlah kebaikan untuknya di dunia dan akhirat.”
Aku sayang bunda. Sungguh. Meski aku tahu sayang ini hanya seujung kuku dari bentang cakrawala cinta terindahmu. Meski sangat nyata rindu ini hanya setitik kecil di samudera penantianmu. Meski sangat jelas, ingatan kepada bunda bukanlah apa-apa dibanding semua yang bunda lakukan. Pengorbanan, ketulusan, kasih sayang, sujud-sujud bunda, bahkan air mata kesedihan. Tak tertebus. Tanpa batas. Semoga Allah sajalah yang membalas itu semua. Surga.
Bunda, sudah berapa lama kita tidak bertemu. Rindu padamu bunda, membumbung tinggi. Bunda, perkenankan aku bersimpuh dari jauh. Dalam gundah. Dalam lelah. Di setiap detak tak tentu. Serta dalam degup yang menderu. Ingin kusampaikan untai kata ini di gendang telinga mu “Bunda, rindu ini melangit lagi!”
***
Husnul Mubarikah
(eramuslim.com)

 

Ustaz Yusuf Mansur: 5 + 3 = -2

Ustaz Yusuf Mansur: 5 + 3 = -2 

Oleh: Ustaz Yusuf Mansur

Apa yang aneh dari matematika di atas? Bagaimana mungkin 5 + 3 hasilnya jadi minus 2? Bukankah harusnya 8?

Betul, kalau jadi 8, itulah matematika manusia. Matematika yang biasa saja. Ada matematika lain yang harusnya kita kenal. Yakni, matematika halal haram.

Jika pendapatan saudara yang terdiri atas gaji, honor, dan pemasukan lainnya senilai Rp 3 juta, lalu masuk yang haram Rp 5 juta, sesungguhnya ia bukan bertambah. Tapi, minus, yakni minus Rp 2 juta.

Bila tiap bulan minus Rp 2 juta, maka dalam setahun akan menjadi minus Rp 24 juta. Dan, kalau terus-terusan minus Rp 2 juta maka selama 10 tahun menjadi Rp 240 juta. Sebuah angka yang sangat besar.

Mengapa nggak ketangkep? Apakah nggak ada yang berani? Itu belum dihitung dari minus-minus lain dari perbuatan kita; shalat yang nanti-nanti, lisan yang suka berbohong, pikiran yang suka kotor, dan hati yang kerap dengki.

Tabung keburukan kita bisa-bisa jauh lebih banyak ketimbang kebaikan. Ketidakseimbangan ini pada kemudian hari pasti akan menimbulkan banyak kekacauan dan bencana buat dirinya, kehidupannya, rumah tangganya, dan sekelilingnya.

Kalau Allah menarik kembali yang minus tadi dalam bentuk rupiah, aset, harta benda, masih tak mengapa. Misalnya, Rp 24 juta itu (setahun) jadi motor. Motor dipakai sama anak, tiba-tiba kecelakaan. Lalu, motornya hancur, tapi anak tak terluka. Maka, itu benar-benar karena kebaikan Allah.

Allah hanya mengambil impas saja.Tapi, siapa yang melakukan matematika haram, lalu dosanya impas? Apakah setara saja dengan Rp 24 juta tadi? Nggak. Sebab, akan dihitung semua kelakuan yang menyertai. Dosa langkah kaki, dosa tangan, dosa mata, dan lainnya. Semua yang belum selesai di dunia ini diperhitungkan di akhirat nanti.

Tapi, okelah. Manusia sekarang memang tidak memikirkan tentang akhirat. Sebab, tidak tahu, tidak belajar, tidak paham, atau memang sudah mati rasa. Nah, saya tadi bilang, kalau diambil lagi harta haram, masih tak apa. Yang masalah, kalau sejak di dunia ini, Allah mengambil dengan cara yang lain. Yang diambil adalah anaknya, misalnya.

Motor yang kecelakaan itu tidak apa-apa, justru anak yang meninggal! Itu adalah siksaan tersendiri buat mereka-mereka yang sadar bahwa motor itu motor haram, yang mengantarkan pada hilangnya nyawa anak. Benar-benar hati yang mati yang sudah dicabut rasa jika tidak ada rasa sesal. Allah jahatkah? Pembahasannya nanti. Saya cicil. Insya Allah.

Okelah, motor sama anak tidak diambil. Tapi, Allah konversi menjadi penyakit? Minus Rp 24 juta dalam setahun, itu setara dengan serangan jantung pertama. Yang kalau diteruskan, jantungnya bisa bermasalah beneran. Tulisan ini buat introspeksi saya dan mereka yang mau introspeksi.

Sekarang, bayangkan jika minusnya miliaran? Jika harta sudah tidak sanggup membayar minusnya sebab sudah menggelembung dan membesar. Maka, efeknya akan ke mana-mana. Galaulah jadinya dan hilang ketenangannya. Apalagi, kalau sampai kematian telah tiba tanpa sempat bertaubat? Maka, akan semakin berbahaya. Wallahu a'lam.

Keteladanan Sang Pemimpin

Keteladanan Sang Pemimpin

Oleh: Ummu Faqih

Wajah Umar bin Khattab terlihat murung. Ekspresinya menggambarkan seseorang yang terkena musibah dan menanggung beban amat berat.

Hari itu adalah hari pengangkatannya sebagai khalifah, menggantikan Abu Bakar ash-Shiddiq yang telah wafat. Tidak terlihat wajah kegembiraan terkait terpilihnya dia sebagai khalifah. Itu terlihat dari pidatonya.

"Hai umat Muhammad! Saya telah diangkat sebagai pemimpin kalian. Seandainya tidaklah didorong oleh harapan bahwa saya menjadi orang yang terbaik di antara kalian, orang yang terkuat bagi kalian, dan orang yang paling teguh mengurusi urusan-urusan kalian, tidaklah saya menerima jabatan ini. Sungguh berat bagi Umar, menunggu datangnya saat perhitungan."

Tidak ada yang lebih membebani pikiran Umar selain bagaimana melaksanakan amanah kepemimpinan ini dan mempertanggungjawabkannya di hadapan Allah kelak. Suatu pemandangan yang tidak biasa kita lihat bahwa ada seseorang yang terpilih menjadi penguasa, namun merasa ketakutan dan bersedih.

Kondisi sebaliknya justru yang sering kita lihat. Seseorang yang terpilih sebagai penguasa terlihat sangat senang dan merasa bersyukur atas keterpilihannya.

Sesungguhnya amanah kepemimpinan adalah sesuatu yang sangat berat. "Sesungguhnya seorang penguasa adalah pengurus (urusan rakyatnya) dan ia bertanggung jawab terhadap rakyat yang diurusnya." (HR Muslim dan Ahmad).

Tanggung jawab seorang pimpinan terhadap rakyatnya adalah menjamin semua urusan individu rakyatnya terpelihara dengan baik. Umar bin Khattab sangat khawatir jika sampai ada keledai yang terjatuh di jalanan akibat jalan yang berlubang. Karena itu, ia segera memperbaikinya.

Keadilan dan kesederhanaan adalah hal yang melekat pada sosok kepemimpinan Umar. Di saat penguasa lain tinggal di istana dengan singgasana dan kehidupan yang mewah, Umar hidup di rumah sederhana di antara gang-gang kecil dengan pakaian sederhana.

Umar sangat hati-hati dalam membelanjakan harta negara. Dia mematikan lampu minyak di ruangan kantornya, ketika anaknya mengunjunginya di malam hari untuk membicarakan masalah keluarga. Umar sungguh khawatir dia menghabiskan minyak lampu yang berasal dari uang rakyat ketika sedang membicarakan masalah pribadi bersama anaknya.

Sikap penguasa yang amanah terlahir dari keimanan yang kuat. Sebagai salah satu sahabat yang telah dijamin Rasulullah SAW masuk surga, kekuatan iman Umar tidak diragukan. Setiap malam sebelum tidur, dia selalu menghisab dirinya atas apa yang sudah dilakukannya sepanjang hari. Umar berkata, "Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab, dan berhiaslah (bersiaplah) kalian untuk akhirat (yaumul hisab)."

Umar telah mengajarkan kepada kita semua, kepada para pemimpin dan calon penguasa, untuk senantiasa berpegang teguh pada aturan yang telah digariskan dalam menjalankan roda kepemimpinan. Dengan cara seperti itu, diharapkan Sang Pemilik Alam Semesta juga akan senantiasa melindungi dan menolong para pemimpin dalam menjalankan amanah yang diberikan. Wallahu a’lam.


Redaktur: Chairul Akhmad

Rabu, 24 Oktober 2012

Mau Beli Mainan Anak-anak? Simak Tipsnya!

Mau Beli Mainan Anak-anak? Simak Tipsnya!

Beli mainan buat anak-anak adalah sesuatu yang gampang-gampang susah. Anda harus punya trik agar mainan yang anda beli tidak berbahaya serta baik untuk perkembangan anak anda. Berikut adalah tipsnya seperti dilansir dari Sheknows:

1. Sesuaikan Umur

Belilah mainan sesuai dengan umur. Fokus pada apa yang anak anda perlu kembangkan baik secara fisik maupun emosional. Misalnya, bayi membutuhkan mainan yang dapat membantu menstimulasi tangan/ koordinasi mata. Pilihlah mainan yang mudah dijangkau dan dipegang untuk anak usia bayi. Sementara untuk usia balita membutuhkan mainan yang bisa dipakai untuk mainan. Hal ini karena di usia itu, mereka butuh sesuatu yang dapat mengeksplorasi lingkungan.

2. Perhatikan keselamatan

Hindari mainan dengan potongan-potongan kecil yang bisa hilang atau tertelan. Mainan harus berbentuk kokoh. Mainan yang mudah patah bisa menjadi membahayakan bagi anak anda. Belilah mainan yang terbuat dari bahan yang aman.

3. Dorong Kreativitas

Carilah mainan yang bisa meningkatkan imajinasi dan kreativitas. Pilihlah mainan yang bersifat mekanis yang menghibur dan bisa mendorong kesempatan anak untuk berpartisipasi. Hindari mainan yang tidak mengajar atau mengembangkan keterampilan.

4. Hindari Mainan Imitasi

Jika anak anda memiliki minat dalam hobi, hindari membeli mainan imitasi yang murah. Misalnya, anak anda suka melukis, ada baiknya untuk membeli kuas dan cat air yang bermutu baik. Jangan membeli cat air dan kuas yang tumpul dan murah. Seringkali mutu mainan yang buruk dapat melemahkan bakat anak anda karena dapat membuat frustasi anak.

5. Belilah mainan berkualitas bukan kuantitas

Jika anak anda dibelikan mainan terlalu banyak dapat membuatnya kewalahan. Ini malah akan membuat anak tidak bisa berkonsentrasi pada satu mainan. Belilah yang kualitasnya baik agar awet.


Redaktur: Fernan Rahadi
Reporter: Umi Lailatul
Republika

Aa Gym: Perokok itu Buta Huruf

 Aa Gym: Perokok itu Buta Huruf

REPUBLIKA.CO.ID, RIYADH -- Da'i kodang Abdullah Gymnastiar mengatakan bahwa perokok itu buta huruf. Dai yang akrab disapa Aa Gym itu menyampaikannya dalam ceramah di depan sekitar 100 jamaah haji khusus di Mekkah, Arab Saudi, Rabu.

Aa Gym bercerita tentang seorang karyawan pabrik rokok. Sang karyawan suatu ketika menanyakan kepada pemilik pabrik rokok mengapa seluruh keluarga bosnya itu tidak merokok.

Pertanyaan itu dijawab bosnya karena rokok berbahaya terhadap kesehatan manusia seperti yang tertulis di bagian bungkus rokok.

''Bahwa merokok dapat membahayakan jantung, paru-paru, gangguan janin dan juga dapat menyebabkan terjadinya impotensi,'' kata Aa Gym bercerita.

''Kalau bapak tahu rokok membahayakan kesehatan, mengapa bapak memproduksi rokok,'' tanya karyawan itu lagi. ''Majikannya menjawab bahwa rokok itu hanya diperuntukkan kepada orang yang buta huruf,'' ujar Aa Gym.

Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: Antara

Demi Naik Haji, Pria Bosnia Jalan Kaki ke Saudi

Demi Naik Haji, Pria Bosnia Jalan Kaki ke Saudi

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Ibadah Haji memang diwajibkan untuk yang mampu, tapi bukan berarti umat muslim yang tidak mampu dari segi ekonomi tidak berhak mengecap indahnya menunaikan ibadah haji. Tekad itulah yang membuat seorang pria asal Bosnia-Herzegovina rela jalan kaki ke Kota Makkah, Arab Saudi.

Tujuan pria bernama Senad Hadzic itu berjalan kaki sejauh 5.700 kilometer selama 314 hari, tak lain untuk menunaikan rukun Islam kelima. Setelah melewati beberapa negara, pria 47 tahun ini diperkirakan bakal sampai di Makkah pekan ini.

Seperti disadur dari Al Arabiya, Hadzic berangkat dari Kota Banovici, sebelah timur laut Bosnia Herzegovina, pada Desember tahun lalu. Selama perjalanan, ia melewati enam negara, yakni Turki, Yordania, Suriah, Serbia, Bulgaria, dan terakhir Saudi.

Hadzic menyatakan rela berjalan kaki hingga ke Saudi, karena dirinya tidak memiliki cukup uang. Tapi, cintanya yang besar kepada Allah SWT, membuatnya rela berjalan ribuan mil.

"Saya putuskan untuk berjalan kaki ke Arab Saudi dengan uang 200 euro (sekira Rp 2,5 juta)," akunya.

Selama perjalanan, Hadzic tidur di masjid, sekolah, tempat umum, hingga rumah penduduk setempat yang menawarkan tempat menginap kepadanya.]

Redaktur: Karta Raharja Ucu
Sumber: Al Arabiya

Senin, 22 Oktober 2012

BPOM: Kematian Marcelo dan Vaksin Imunisasi Tidak Saling Terkait



Ramdhan Muhaimin - detikNews
Jakarta Marcelo Axel (2) meninggal setelah menerima vaksin imunisasi dari sebuah puskesmas di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Namun Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) memastikan tidak ada keterkaitan antara kematian balita tersebut dengan vaksin yang diberikan puskesmas.

"Untuk mengklarifikasi kasus MAW (Marcelo Axel Wakim) telah dilakukan pemeriksaan autopsi oleh Departemen Ilmu Kedokteran Forensik RSCM Jakarta. Selanjutnya, dilakukan juga batch review dengan nomor 2712111 produk vaksin dari Bio Farma dengan hasil baik. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan vaksin berupa uji sterilitas dan toksisitas, dengan nomor batch yang sama oleh Pusat Pengujian Obat dan Makanan Nasional (PPOMN) dengan hasil laporan pengujian dengan nomor PM.05.05.71.04.10.12.03, tanggal 17 Oktober 2012. Dalam hasil laporan tersebut dinyatakan bahwa vaksin memenuhi syarat," demikian rilis yang diterima detikcom dari Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Kesehatan, Murti Utami, Selasa (23/10/2012).

Murti mengungkapkan dalam pertemuan antara Komite Nasional (Komnas) PP KIPI bersama Komite Daerah Provinsi DKI Jakarta, Subdit Imunisasi Direktorat Simkarkesma Kemenkes RI, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dinkes Provinsi DKI Jakarta, Sudinkes Jakarta Timur dan Puskesmas Tanjung Priok, dijelaskan kronologis kejadian berdasarkan investigasi lapangan. Setelah mendapat imunisasi DPT/HB 1 dan Polio 2 di Puskemas Tanjung Priok, bayi WAM mengalami demam kemudian diberi obat puyer penurun panas. Setelah disusui, bayi tidur tenang. Namun pada dini hari, bayi kembali demam, disertai keluar busa dan darah dari hidung. Menurut keterangan dari sang Ibu, bayi juga tampak seperti kejang, dan tidak lama kemudian bayi meninggal.

Pada saat yang sama dilakukannya imunisasi di Puskesmas Tanjung Priok, terdapat 48 bayi yang mendapat imunisasi DPT/HB dan 59 vaksin polio, semua dalam keadaan sehat.

"Berdasarkan analisa tersebut, Komnas PP-KIPI dan Komda PP-KIPI DKI Jakarta yang terdiri dari para ilmuwan dalam bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat telah mengadakan kajian yang mendalam terhadap kasus ini dan menyimpulkan hasil audit klasifikasi kausalitas adalah unrelated, dengan penyebab kematian tidak berhubungan dengan imunisasi," jelasnya.

Marcelo Axel adalah anak dari pasangan Hendra Wakim (23) dan Stefi Anastasia (19). Marcelo meninggal dunia pada tanggal 28 September 2012 dengan mengeluarkan busa dan darah di lubang hidungnya. Hal itu terjadi setelah siangnya Marcelo diimunisasi di puskesmas tersebut.

(rmd/ndr)

UGM Luncurkan Program Penghafal Alquran

  UGM Luncurkan Program Penghafal Alquran
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA-Kampus Biru Universitas Gadjah Mada (UGM) mulai menggiatkan gerakan menghafal Alquran dalam Gadjah Mada Menghafal Qur’an  (GMMQ). Tekadnya mencetak generasi penghafal Alquran berintelektualitas.

“Program GMQQ ini diharapkan mampu melecut pertumbuhan penghafal Alquran di Indonesia. Kami juga berharap agar kampus-kampus lain di Indonesia termotivasi dengan membuat gerakan yang sama, yaitu gerakan menghafal Alquran,” terang Ketua Jama’ah Shalahuddin UGM Arif Nurhayanto, Senin (22/10).

Berbagai kegiatan keislaman seperti kajian, diskusi, tabligh akbar, dan ragam kajian nantinya gampang dijumpai di UGM. Keseriusan para aktivis lembaga dakwah kampus ini terlihat dari pembentukan Semi Otonom GMMQ pada hari Jumat (19/10) lalu. Badan semi otonom ini memiliki program khusus untuk mewadahi para mahasiswa UGM yang ingin menjadi penghafal Alquran.

“Gebrakan terbaru yang dibuat oleh aktivis dakwah kampus UGM,” terang Arif.

Jama’ah Shalahuddin bertekad mewujudkan nuansa keislaman karena melihat Indonesia merupakan negara dengan jumlah penghafal Alquran terbanyak di dunia. Jumlah penghafal Alquran sekitar 30 ribuorang. Namun, ujar Arif, jumlah tersebut masih kecil bila dibandingkan dengan jumlah keseluruhan penduduk Indonesia.

GMMQ ini dilaunching secara resmi oleh Direktur Kemahasiswaan UGM secara simbolik menyerahkan satu buah mushaf Alquran kepada ketua Jama’ah Shalahuddin UGM (Baca: 'UGM Menghafal Alquran Baru Luar Biasa'). Di penghujung acara Doni Saktiawan selaku direktur pelaksana GMMQ mempresentasikan rancangan program dan kurikulum GMMQ.

Dia memaparkan bahwa program utama dari GMMQ adalah Tahfidzul Qur’an yang terdiri dari beberapa pilihan paket. Yaitu paket 30 juz, 8 juz, 4 juz dan One Day One Ayat. Selain itu juga akan diusahakan penyediaan Alquran berstandar Madinah untuk civitas UGM. Doni menyampaikan bahwa program ini gratis bagi mahasiswa UGM alias tidak dipungut biaya.
Redaktur: Hafidz Muftisany
Reporter: Indah Wulandari

Jumat, 19 Oktober 2012

Berkemah, kelompok remaja Muslim dituding teroris


Mo-Ranch yang berada di Hill Country di dekat Hunt telah menjadi tempat kemah Prebisterian sejak tahun 1949 yang seringkali digunakan oleh baragam komunitas. (Foto: CHS)TEXAS (Berita SuaraMedia) – Terdapat ketakutan bahwa remaja Muslim yang tengah dilatih di Texas Hill Country.

Namun, yang lainnya mengatakan bahwa pertemuan itu adalah sebuah retreat agama untuk anak-anak yang kebetulan adalah Muslim.
Kontroversi itu terungkap di Sungai Guadalupe. Mo-Ranch berada di Hill Country di dekat Hunt dan telah menjadi tempat kemah Prebisterian sejak tahun 1949.

Minggu ini, kelompok Pemuda Muslim Amerika Utara ada di sana, dan beberapa tetangga merasa khawatir.
"Hal ini telah dipelintir menjadi pertarungan agama antara Kristen dan Muslim dan ini jelas bukan tentang itu," ujar Randy Simmons, yang tinggal di dekat area tersebut.

Simmons mengatakan mereka yang tidak mendukung para peserta kemah itu disebut tidak toleran.
"Saya bukannya menentang Muslim," ujar Mary Warden, seorang tetangga lain yang cemas tentang para peserta kemah itu.

Kelompok pemuda itu disponsori oleh Masyarakat Islam Amerika Utara (ISNA), dan para tetangga khawatir tentang "ikatan teroris" kelompok itu akan mempengaruhi apa yang diajarkan pada anak-anak tersebut.

"Kelompok yang ada di luar itu didanai oleh ISNA dan ini adalah para pemuda dari organisasi itu," ujar Warden.

"Mereka bukan orang baik-baik," Simmons berpendapat. "Mereka adalah orang-orang yang berdedikasi pada kehancuran peradaban Barat, pelemahan konstitusi kita."
Tapi pemimpin Mo-Ranch mengatakan para tetangga tidak perlu khawatir retreat Hill Country tengah diubah menjadi lahan pelatihan untuk teroris.

Dr. David Jordan, direktur perkemahan, mengirimkan email pernyataan mengenai para pemuda di lahan kemah, mengatakan bahwa Mo-Ranch "tidak menjadi tuan rumah kelompok teroris." Dia melanjutkan dengan menuliskan bahwa mereka menerima anggota penganut agama non-Kristen untuk mendukung komunikasi antaragama yang lebih baik, terutama di tengah masa kesalahpahaman besar di kalangan komunitas Muslim Amerika. (rin/ks) www.suaramedia.com

Kaum Wanita dalam Cengkraman Narkoba

 Oleh: Ummu Ghiyas Faris

AKHIR-
akhir ini perhatian kita tertuju pada berita seputar narkoba, berita-berita ini sungguh menggemparkan. Masih segar dalam ingatan kita kasus Afriyani si sopir Avanza maut yang menelan banyak korban. Belum lama ini muncul kasus serupa Novie Amelia si model bikini yang menabrak tujuh orang di Taman Sari, Jakarta Barat (11/10/2012).

Berita ini menjadi heboh tatkala si sopir hanya menggunakan bikini saat mengendarai mobilnya. Siapa perempuan berbikini ini? Dari hasil pemeriksaan si sopir berbikini ternnyata seorang model dan diketahui positif menggunakan ekstasi. Sebelum kejadian maut itu, si sopir menenggak minuman keras.

Pada saat yang bersamaan para hakim malah membebaskan sejumlah terpidana kasus narkotika di negeri ini dari hukuman mati. Para pengguna/pebisnis narkoba semakin ringan hukumannya, bahkan beberapa waktu lalu ada wacana melegalkan jenis narkoba tertentu.

Apa itu narkoba ?
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.


Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997).


Bahan adiktif lainnya adalah zat atau bahan lain bukan narkotika dan psikotropika yang berpengaruh pada kerja otak dan dapat menimbulkan ketergantungan (UU No.22 Tahun 1997 tentang Narkotika) bahan ini bisa mengarahkan atau sebagai jalan adiksi terhadap narkotika.


Narkoba semakin dekat dengan kita

Dari berbagai kejadian kasus narkoba diatas, ini memberikan informasi kepada kita bahwa narkoba semakin dekat dengan kehidupan masyarakat. Tak terkecuali di kalangan perempuan. Apalagi jika perempuan itu dari kalangan artis. Sudah berapa banyak perempuan cantik ikut terjerat kasus narkoba dan berakhir di sel tahanan.

Narkoba sangat jelas membahayakan kehidupan manusia, banyak pengaruh negatif akibat mengkonsumsi narkoba. Pengaruh negatif ini tidak hanya merugikan diri sendiri, akan tetapi merugikan orang lain. Contoh nyata adalah kasus Afriyani si sopir Avanza, dan Novie Amelia si model yang berbalut bikini saat menabrak tujuh orang. Belum lagi kasus-kasus narkoba lain yang memakan korban.

Pengaruh narkoba secara umum ada tiga:

Pertama,  Depresan, efek dari narkoba yang bisa menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tidur dan tidak sadarkan diri. Contohnya putaw.

Kedua, Stimulan, efek dari narkoba yang bisa mengakibatkan kerja organ tubuh seperti jantung dan otak bekerja lebih cepat dari kerja biasanya sehingga mengakibatkan seseorang lebih bertenaga untuk sementara waktu, dan cenderung membuat seorang pengguna lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
Ketiga,
Halusinogen, efek dari narkoba bisa mengakibatkan bila dikonsumsi dalam sekian dosis tertentu dapat mengakibatkan seseorang menjadi ber-halusinasi dengan melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata contohnya kokain.

Ironisnya dalam kondisi ini, para hakim Mahkamah Agung (MA) justru semakin permisif terhadap persoalan narkotika. Padahal, masalah narkotika menyangkut nasib jutaan generasi muda Indonesia. Para hakim mengabaikan jumlah korban narkoba yang mencapai 3,8 juta jiwa serta puluhan juta orang yang berpotensi menjadi korban. Bahkan sudah banyak pakar menyebut, seperti Elly Risman, yang pernah menyatakan narkoba jauh lebih bahaya dibanding teroris.

Bebaskan keluarga dari narkoba

Membangun individu yang bebas dari penyalahgunaan narkoba harus didasarkan pada pencermatan terhadap karakteristik pengguna narkoba sekaligus tindakan yang melatarbelakanginya. Menurut analisis Dr. Graham Blaine (psikiater), penyebab seseorang mengkonsumsi narkoba tidak hanya berasal dari keinginan individu itu sendiri, akan tetapi juga berasal dari lingkungan sekitarnya.


Semuanya itu jelas akan memburamkan masa depan keluarga, masyarakat dan bangsa termasuk masa depan remaja itu sendiri.


Logika yang dapat ditarik sangat sederhana. Remaja yang menyalahgunakan narkoba sudah menjadi generasi yang rusak dan sulit dibenahi. Tubuhnya tidak lagi fit dan fresh untuk belajar dan bekerja membantu orangtua, sementara mentalnya telah dikotori oleh niat buruk untuk mencari cara mendapatkan barang yang sudah membuatnya kecanduan. Bila sudah demikian, apa yang dapat diharapkan dari mereka?


Ada tiga hal yang perlu dicoba untuk membangun individu yang bebas narkoba ;

Pertama,
dalam lingkungan keluarga, orangtua berkewajiban memberikan kasih sayang yang cukup terhadap para putra-putrinya. Mereka tidak boleh emosi tatkala sang anak melakukan kesalahan dalam perbuatannya. Orangtua harus bersikap bijaksana terhadap anaknya. Anak harus diposisikan sebagai insan yang juga membutuhkan penghargaan dan perhatian. Tidak cukup hanya diperhatikan kebutuhan fisiknya, tetapi juga kebutuhan psikisnya. Sehingga komunikasi yang harmonis antara orangtua dan anak terjalin dengan baik.
Kedua,
dalam lingkungan sekolah, pihak sekolah berkewajiban memberikan informasi yang benar dan lengkap tentang narkoba sebagai bentuk antisipasi terhadap informasi yang salah tentang narkoba yang selama ini diterima dari pihak lain.

Ketiga,
dalam lingkungan masyarakat, para tokoh agama, perangkat pemerintahan di semua tingkatan harus bersikap tegas dan konsisten terhadap upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dilingkungannya masing-masing. Memberi sanksi hukum yang tegas atas para pelaku agar ada  efek jera. Memberi penyadaran pada seluruh warga masyarakat akan bahaya mengkonsumsi narkoba tanpa indikasi medik dan pengawasan ketat dari dokter dalam rangka penyembuhan. Para tokoh masyarakat dan tokoh agama tidak boleh mengenal lelah dan bosan menanamkan norma-norma dan kebiasaan yang baik sebagai warga masyarakat, baik dalam hubungannya dengan sesama manusia maupun dengan Tuhannya.

Keempat,
Kesadaran dari setiap invidu untuk membekali diri dengan keimanan, agar tidak mudah terjerumus pada perbuatan yang melanggar norma agama dan hukum.

Islam sangat memperhatikan keselamatan akal dan jiwa seorang muslim sehingga sampai dilarang keras mengkonsumsi yang haram seperti narkoba. Allah Taala berfirman : “Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (QS. An Nisa’: 29).


Namun demikian karena pengaruh lingkungan yang kurang baik, individu saat ini mudah terpengaruh dengan gelamornya dunia dan jauh dari Allah. Nasehat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sungguh bisa menjadi pelajaran berharga bagi kita semua.


“Seseorang yang duduk (berteman) dengan orang sholih dan orang yang jelek adalah bagaikan berteman dengan pemilik minyak misk dan pandai besi. Jika engkau tidak dihadiahkan minyak misk olehnya, engkau bisa membeli darinya atau minimal dapat baunya. Adapun berteman dengan pandai besi, jika engkau tidak mendapati badan atau pakaianmu hangus terbakar, minimal engkau dapat baunya yang tidak enak” (HR. Bukhari no. 2101, dari Abu Musa).

Semoga kita menjadi muslim yang berahlak baik, bahwa setiap langkah dan prilaku kita di dunia ini seluruhnya terikat dengan hukum syara’, dan Allah akan menghisab seluruh amal manusia.Wallâhu a’lam bish-shawâb.*

Penulis adalah pemerhati masalan wanita dan keluarga

Psikologi Remaja menurut islam



Remaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju dewasa, bukan masa transisi yang selama ini digaungkan. Karena mereka dicap tengah mengalami kegamangan, akibatnya, sebagian remaja yang sewaktu kanak-kanak telah dididik dengan baik oleh orangtuanya merasa perlu mencari identitas baru, identitas yang berbeda dari yang mereka miliki sebelumnya. Apa akibatnya ? Ada remaja kita yang terjebak dalam arus coba-coba. beberapa remaja putri mencoba berbagai dandanan, make up dan aksesoris yang menyeret mereka pada perilaku konsumtif dan kecenderungan tabarruj, sementara yang putra mulai membolos sekolah dan merokok. Beberapa mencandu narkoba dan bergaul terlalu bebas.

Dalam Islam, masa remaja berarti mulainya masa akil baligh. Keadaan fisik, kognitif (pemikiran) dan psikososial (emosi dan kepribadian) remaja berbeda dengan keadaan pada tahap perkembangan lain. Karena sudah baligh, mereka menanggung kewajiban beribadah wajib. Kewajiban menunaikan ibadah wajib ini ditunjang oleh perubahan raga yang makin menguat dan membesar, sekresi hormon baru, dan perubahan taraf berfikir mereka. Namun kematangan organ internal tubuh mereka tidak serta merta membuat mereka lebih matang perasaan dan pemikirannya.

Secara fisik, remaja mampu melaksanakan puasa dan shalat, maupun perjalanan haji, walaupun umumnya mereka belum memiliki kemandirian untuk membayar sendiri zakatnya. Secara kognitif, remaja mampu memaknai makna yang mendalam dari dua kalimat syahadat. Remaja makin mampu menangkap dan memahami konsep-konsep abstrak yang sebelumnya hanya mereka pahami sebagai pengetahuan satu arah. Mereka mampu memaknai ayat dan hadits-hadits yang mereka pelajari sewaktu kecil, dan mampu menangkap fenomena alam sebagai bukti dari keberadaan 4JJ1.

Proses ini bila tidak ditunjang dengan tuntunan dan bimbingan yang tepat, dapat membuat pencarian mereka atas nilai dan tujuan hidup mereka tidak terpenuhi, atau didapat dari sumber lain yang telah terkorosi oleh hawa nafsu manusia dan disesatkan oleh syaithan. Na’udzubillahi min dzalik.

Bagaimana pementor dapat membantu remaja yang dibinanya ?
Pertama, mereka harus diingatkan pada fitrah keislamannya. Tingkatkan keimanan mereka, Buat mereka nyaman berIslam, bersentuhan langsung dengan nilai-nilai kebenaran yang terkandung dalam Islam dan buat mereka patuh akan kewajiban sebagai seorang muslim dengan cara-cara yang baik.

Kedua, bantu remaja untuk mengerti perubahan-perubahan yang dialaminya. Hormon-hormon baru yang mereka miliki menghasilkan dorongan-dorongan fisik yang harus mereka kelola. Mentor dapat membantu mereka untuk menumbuhkan kendali diri (self control) yang Islami. Ajarkan bahwa wudhu dapat menurunkan kemarahan dan meredam emosi, shalat bisa mencegah mereka dari perbuatan keji, dan puasa dapat mematangkan emosi dan menumbuhkan kemandirian mereka. Tumbuhkan Izzah (kebanggaan) mereka sebagai muslim. Dorong mereka untuk menjaga kesehatan, mengapai prestasi, sehingga mereka mampu menjadi qudwah di lingkungannya.

Ketiga, dekatkan mereka pada Al Qur’an. Buat mereka suka berinteraksi dengan Al Qur’an dan terbiasa. Kedekatan remaja dengan Al Qur’an akan menjaga mereka dari pengaruh buruk.
Keempat, tumbuhkan Muraqabah mereka pada 4JJ1. Ingatkan mereka untuk takut pada 4JJ1 dan pengawasannya yang tak pernah henti, tanamkan rasa malu dan ajarkan tentang akhlak tehadap diri sendiri. Mentor dapat lebih membantu dengan memberikan contoh-contoh perilaku yang terpuji yang bisa mereka ikuti

Membahas tentang remaja tidak ada habis -habisnya. Membina remaja tidak ada henti-hentinya. Kita mengharapkan 4JJ1 dapat melapangkan dada-dada mereka untuk mau menerima hidayah yang datang melalui lisan kita, memudahkan usaha kita, mengeratkan hati kita dan mereka, dan semoga, walaupun mungkin lama, 4JJ1 menggabungkan kita dan mereka dalam barisan pengemban risalahNya. Amiin Yaa Rabbal ‘alamin. 
(http://psikologi-remaja-dalam-islam.blogspot.com)

Berenang dan Manfaatnya untuk Anak


Berenang dan Manfaatnya untuk Anak 

REPUBLIKA.CO.ID, Tidak hanya menjadi aktivitas menyenangkan, berenang juga punya segudang manfaat untuk anak-anak. Apa saja?

Berikut manfaat berenang seperti dikutip dari Parents Indonesia:
1 IQ Lebih Tinggi
Suatu penelitian di Melbourne, Australia mengukur IQ anak yang berusia 10 tahun. Ternyata hasilnya anak-anak yang diajarkan berenang sejak bayi memiliki IQ lebih tinggi daripada anak-anak yang tidak diajarkan bernenang atau diajarkan berenang setelah usia 5 tahun. Gerakan anggota badan si kecil saat berenang dapat merangsang pertumbuhan sarat otak

2 Memberi Stimulasi Pada Motorik
Bermain dalam air akan membuat saraf dan otot bayi berkembang. Dengan bergerak semua bagian tubuh bayi akan terlatih walaupun terniknya belum sempurna.

3 Melatih Rasa Percaya Diri dan Keberanian
Berada dan menjelajahi kolam renang yang besar dan luas bersama orang tua akan mendorong bayi menjadi lebih berani dan Memerkuat ikatan emosi. Tidak hanya bermanfaat dari segi fisik, kebersamaan dengan sentuhan dan interaksi hangat saat mendampingi si kecil di kolam renang akan membuat jalinan emosi lebih kuat

4 kemampuan sosial
Berenang bersama-sama di kolam renang umum dengan bayi atau batita lainnya akan mengasah kemampuan beradaptasi dan berosialisasi. Biarkan si kecil “mengobrol” dan bercengkrama dengan teman-temannya.
Redaktur: Yudha Manggala P Putra
Sumber: Parents Indonesia

Bersyukurlah

Kita mungkin sering mengagumi apa yang dimiliki dan dicapai oleh orang lain, kebahagiaan yang mereka nikmati, dan lain-lain. Sama halnya pecakapan anak dan ayahnya berikut ini :

Anak bertanya kepada Ayahnya, Ayah kenapa sih tetangga kita kelihatannya lebih berbahagia ? Sedikit kaget, Sang ayahpun menjawab sambil tersenyum. Bukankan kita juga keluarga yang bahagia, buktinya ayah punya banyak waktu luang untukmu, ibumu juga sangat mengasihi dan menyayangimu dan kita sering liburan bersama. Apakah kamu tidak merasa bahagia kata ayahnya bertanya?

Sebenarnya kalau kita mau banyak bersyukur atas apa yang kita peroleh, mka kita akan terus berbahagia. Sebenarnya banyak orang yang sedang mengagumi kesuksesan dan kebahagian yang kita rasakan dan alami. Hanya saja kebahagiaan kita lebih sering terlihat di mata orang lain....ketimbang yang kita lihat dan rasakan sendiri.

“ Bersyukurlah dan rasakan semua kebahagian yang diberikan Allah kepada kita”

Salam Hangat
Muhammad Sabran

ANEH BENAR-BENAR ANEH

Aneh benar-benar aneh

Seorang pria menegur teman kostnya dengan sopan
agar tidak membawa teman wanita, masuk ke rumah kost

Tapi apa balasannya, keesokan harinya.
Matahari pagi belum juga terbit,
yang ditegur malam itu mengedur dan minta dibukakan pintu
sambil memegang senjata tajam (parang), dan saat pintunya
dibuka dengan emosi kepada orang menegurnya
tadi malam......

Kau telah membuat malu saya”
Pria itupun tanpa berpikir panjang lagi
karena merasa nyawanya terancam dan
melihat senjata tajam iapun segera melompat
dari lantai dua. Lewat jendela kamarnya

Dan kakinya terbentur dengan batu
dan harus berjalan selam 2 minggu
menggunakan tongkat. Karena terluka

Aneh.....

Benar-benar aneh..........

Saat seseorang ingin menolong, dan menegurnya
agar terhindar dari Maksiat malah marah.
seharusnya ia bersyukur.
Karena masih ada yang peduli dengan dia.

Bukan malah sebaliknya....benar-benar aneh
…...........................................................................................................................

Aneh.....benar-benar aneh

Ada seorang Ulama yang terkenal
tidak ada satupun orang di Indonesia yang tidak mengenalnya
ia disayangi, dihormati oleh para jamaahnya
setiap beliau ceramah tempatnya selalu ramai
bahkan kadang tempat jamaahnya tidak cukup.

Namun karena ulama ini melakukan
poligami. Banyak orang yang menghibah
dan memfitnahnya.

Aneh benar-benar aneh
banyak orang yang mencemoohnya
karena melakukan poligami

Tapi disaat bersamaan ada kasus
yang menimpa salah seorang anggota dewan yang terhormat
video perselingkuhannya menyebar
ke masyarakat luas....

Tapi aneh tidak ada yang mencemooh
bahkan menganggapnya itu hal yang biasa.

Benar-benar aneh
poligami dihujat, perselingkuhan
dianggap hal yang wajar.
…...........................................................................................................................
Aneh benar-benar aneh

Di sebuah sekolah Madrasah Aliyah
ada beberapa siswanya yang mengikuti
pengajian-pengajian dan aktif di Rohis

Setelah beberapa lama mengikuti pengajian
kurang lebih dua bulan.
Mereka merasakan ada perubahan dalam dirinya
mereka lebih rajin ke Masjid
Mereka lebih rajin berdiskusi
dan mereka lebih rajin menyampaikan Islam

Tapi aneh …benar-benar aneh

Denagn alasan yang tidak jelas
ia dipanggil oleh guru
dan kepala sekolahnya
dan diperintahkan agar tidak ikut
pengajian lagi serta untuk sementara
Rohis dibekukan.

Sangat aneh

siswa ingin belajar ko dilarang
apa lagi ikut pengajian....
bahkan rohisnya dibekukan

Tapi disisi lain yang jelas-jelas
melakukan maksiat tidak pernah ditegur
contohnya siswa yang pacaran

siswa yang bukan muhrim
datang kesekolah bonceng-boncengan
itukan jelas-jelas dilarang dalam Islam

Aneh..........Benar-benar aneh
Siswa yang mau aktif Rohis dilarang
Eh pacaran malah dibiarkan
…..........................................................................................................................

Aneh....Benar-benar aneh

Ada anak yang hingga usia 20 tahun
tidak pernah pacaran
sebagian orang memandang aneh kepadanya
bahkan tidak sedikit yang megejeknya
dan mengatakan kamu tidak gaul

Tapi disisi lain
ada anak yang sejak usia 17 tahun
gonta-ganti pasangan
malah diacungi jempol.

Aneh....
benar-benar aneh.....

Anak yang menjaga kehormatanya
dicaci dan dihina. Malah anak yang
mengumbar kehormatan dan
kemuliaannya didukung dan dibanggakan

Aneh....benar-benar aneh.
https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQWWwLrq_7PVFT5_sV2Vre2wSWrLC1e9PCPLihihbTo1IggRa8Blg
…..............................................................................................................................
Selama kita tidak menjadikan Islam sebagai Standar TOLAK UKUR kita melihat sesuatu. Maka kita akan menyumpai banyak keanehan lainnya.

Makassar, 19 Oktober 2012 

Kamis, 18 Oktober 2012

Bentrok Mahasiswa Sepanjang 2012

 
Oleh : Rifa Nadia Nurfuadah
JAKARTA - Bila Ibu Kota menjadi daerah panas bagi aksi tawuran antarpelajar, maka bisa dibilang Makassar, Sulawesi Selatan, adalah wilayah paling sering terjadi tawuran antarmahasiswa.

Ilustrasi tawuran. (Foto: dok. Okezone)Sepanjang paruh ketiga 2012 saja tercatat beberapa kali mahasiswa di Kawasan Timur Indonesia (KTI) itu terlibat bentrok, baik antarperguruan tinggi, maupun "perang saudara" antarfakultas di kampus yang sama. Tidak hanya di Makassar, tawuran antarmahasiswa juga pecah di berbagai daerah di Tanah Air.

Berikut beberapa aksi tawuran mahasiswa yang berhasil Okezone himpun, Jumat (19/10/2012).

19 Januari 2012

Dua kelompok mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara saling serang dan lempar batu. Mahasiswa yang terlibat adalah mereka yang pro dan kontra dengan pemecatan seorang dosen yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap lima mahasiswinya.

Salah satu kelompok salah mahasiswa yang berada di luar kampus merengsek masuk ke area lawan sambil mengejar dan merusak fasilitas di ruang kelas seperti kaca jendela, kursi, dan meja. Berlangsung lebih dari dua jam, bentrokan baru dapat diredakan setelah sejumlah dosen dan warga sekitar kampus datang dan merelai kedua kelompok mahasiswa.

Puluhan mahasiswa dari kedua kubu menderita luka serius di kepala akibat pukulan benda tumpul dan lemparan batu. Tiga gedung FKIP yang baru saja dibangun juga rusak parah.

14 Juni 2012

Bentrokan antarmahasiswa Universitas Riau (UR) terjadi Kamis 14 Juni dini hari. Insiden ini meletus pada pelaksanaan Kongres Badan Esksekutif Mahasiswa (BEM)  UR yang digelar sejak malam sebelumnya di kampus Panam, Pekanbaru.

Bentrokan dipicu oleh tidak terimanya kubu antikongres atas terpilihnya Zul sebagai Presiden BEM UR. Puluhan mahasiswa menderita luka.

20 September 2012

Satu mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar tewas dalam tawuran antarmahasiswa. Muhammad Ibrahim Rauf alias Ibe, mahasiswa Teknik Elektro angkatan 2008, meninggal dunia akibat luka tusukan di perut.

Awalnya, seorang mahasiswa Fakultas Mesin UMI angkatan 2010 ditegur senior dan dipukul. Merasa tidak terima, mahasiswa itu pun mengadu ke kerabatnya yang juga berkuliah di UMI, tepatnya di Fakultas Teknik Sipil. Mendapat aduan tersebut, mereka pun menyerang Fakultas Teknik Mesin.

Lembaga mahasiswa UMI yang terlibat tawuran ini, Teknik Pecinta Alam (Tekpala) dan lembaga pecinta alam di jurusan Teknik Sipil, Cakra Buana, pun dibubarkan Rektor UMI Masrurah Mochtar. Tidak hanya itu, pihak kampus juga membongkar sekretariat kedua lembaga tersebut yang ternyata juga dijadikan tempat menyimpan senjata tajam.

11 Oktober 2012

Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) terlibat tawuran dengan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI), di kampus UVRI, Jalan Antang Raya Kecamatan Manggala, Makassar.

Pemicu tawuran mahasiswa antarfakultas ini diduga adalah lemparan batu yang mengenai salah seorang mahasiswi Fakultas Teknik pada malam sebelumnya. Mahasiswa Fakultas Teknik menuduh mahasiswa FKIP sebagai pelaku pelemparan batu. Akhirnya mahasiswa kedua fakultas pun terlibat perang batu.

Insiden ini dapat diredakan pihak rektorat yang dibantu petugas kepolisian dari Polsek Manggala. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

11 Oktober 2012

Satu mahasiswa dalam kondisi kritis akibat tawuran antarmahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Kependidikan (STKIP) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, di halaman kampusnya.

Bentrok internal ini awalnya adalah unjuk rasa belasan anggota Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) yang menuntut agar seminar pendidikan yang sedang berlangsung di kampus itu segera dihentikan. Mereka beralasan, IMM masuk ke struktur kepanitiaan tanpa konfirmasi.

Baku hantam tidak dapat dielakkan setelah para pendemo ini dihadang mahasiswa lainnya. Keributan dapat dilerai satuan pengamanan (satpam) dan pimpinan kampus.

11 Oktober 2012

Mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Seni & Desain (FSD) Universitas Negeri Makassar (UNM) terlibat tawuran di Makassar, Sulawesi Selatan. Empat mahasiswa terkena anak panah dan dirawat di rumah sakit.

Tawuran bermula dari perkelahian dua mahasiswa kedua fakultas tersebut. Insiden tersebut memprovokasi rekan-rekan kedua pelaku, dan perkelahian pun berkembang menjadi tawuran antarfakultas.

Bentrokan kedua terjadi di RS Haji, Makassar, tempat korban bentrokan pertama dirawat. Di sini, dua mahasiswa Fakultas Teknik tewas tertikam badik di bagian dada. Korban adalah Harianto dan Rezky Munandar, mahasiswa angkatan 2008.

Peristiwa ini membuat Mendikbud M Nuh dan Dirjen Dikti Kemendikbud Djoko Santoso turun tangan langsung. Mereka terbang ke Makassar dan mengumpulkan para rektor di wilayah tersebut untuk mencari solusi atas berbagai kasus kekerasan antarmahasiswa di Makassar.

18 Oktober 2012

Mahasiswa Fakultas Perikanan dan Pertanian serta Fakultas Teknik, Universitas Khairun Ternate, saling serang. Dalam tawuran yang berlangsung hingga empat jam ini, mahasiswa tidak tidak saling melempar batu, tetapi juga melesakkan anak panah.

Menurut beberapa dosen, bentrokan pecah akibat pemukulan seorang mahasiswa Peternakan dan Pertanian oleh sekelompok orang yang diduga mahasiswa Fakultas Teknik. Tawuran ini mengakibatkan puluhan mahasiswa menderita luka berat dan ringan, sejumlah sepeda motor dibakar, dan gedung perkuliahan Fakultas Pertanian dan Peternakan diamuk mahasiswa.(rfa) Okezone.com

AKSI BKLDK Makassar

Kamis, 18 Oktober 2012. 200 Lebih Aktivis Dakwah Kampus. Melakukan Aksi Damai dalam rangka memperingati 3 Tahun Refleksi Sumpah Mahasiswa Islam, Sumpah Mahasiswa Islam yang dibaca dan diikuti 5000 lebih Mahasiswa, saat acara Kongres Mahasiswa Islam Indonesia 3 Tahun Silam. 


Dalam aksi ini menurut BE KORWIL BKLDK Sulsel-Bar Muhammad Ilham " Aksi kali ini di ikuti berbagai Lembaga Dakwah Kampus yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK), yang tersebar di Makassar, Gowa dan Maros. Aksi yang juga dilakukan serentak di beberapa Kota Besar seluruh Indonesia ini  mengangkat tema " Saatnya Mahasiswa Bangkit, memperjuangkan Syariah dan Khilafah" ini dimulai dari depan kampus II universitas Muslim Indonesia kemudian Long March menuju Monumen Mandala. Sepanjang perjalanan peserta aksi terus bersemangat dengan teriakan-teriakan orasi dan Takbir yang dipandu oleh MC Imam al-Ajri dan Fandi.

Khusus di depan Monumen Mandala perwakilan dari kampus UNHAS, UNM, UMI, UVRI, PNUP, UIN, STMIK menyampaikan orasi dalam berbagai bidang diantaranya Bidang Politik, Bidang Ekonomi, Bidang Sosial, Bidang Hukum serta Orasi tentang Islam Sebagai SOLUSI. dan terakhir pembacaan Sumpah Mahasiswa Oleh BE KORWIL BKLDK.
(muhammad-sabran.com)

BKLDK Makassar

  AKSI SUMPAH MAHASISWA


AKSI SUMPAH MAHASISWA
MAKASSAR - Sejumlah pengunjukrasa yang tergabung dalam Badan Koordinasi Lembaga Dakwah Kampus (BKLDK), melakukan aksi refleksi tiga tahun Hari Sumpah Mahasiswa di Monumen Mandala Makassar, Sulsel, Kamis (18/10). 
aksinya mereka menolak segala bentuk kekerasan dan tindakan anarkis. 
(FOTO ANTARA/Yusran Uccang) 
Disiarkan: Kamis, 18 Oktober 2012 14:52 WITA
(http://makassar.antaranews.com)

Rabu, 17 Oktober 2012

Albarqaf, Kiswah Penutup Pintu Kabah yang Agung


Albarqaf, Kiswah Penutup Pintu Kabah yang Agung 


 REPUBLIKA.CO.ID, Bagian kiswah yang menutupi pintu Kabah disebut "Al-Barqaf", dengan tinggi 6,32 m dan lebar 3,30 m. Sudut-sudutnya dihiasi dengan kalimat “Allah Rabbi" dalam lingkaran yang berjumlah delapan buah, pada tengahnya terdapat tiga lingkaran bertuliskan " Hasbiyallah".

Pada bagian tepian kiswah yang menutupi pintu Kabah ini terdapat surat Al-Fatihah yang terbagi dalam 10 kotak. Di bagian atas termaktub ayat 144 dari surat Al-Baqarah, “Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai.”

Dalam dua kotak panjang, di bawahnya tertulis ayat 133 dari surat Ali lmran: “Dengan nama Allah Yang Maha pengasih lagi Maha Penyayang. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang dijadikan untuk orang-orang yang bertaqwa.”

Selanjutnya, “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi.” (QS An-Nur:35) dalam empat lampu. Di bawahnya terdapat Ayat Kursi (QS Albaqarah: 255). Lalu di bawahnya lagi ada ayat, “Dengan nama Allah yang  Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya Allah akan membuktikan kebenaran Rasul-Nya tentang kebenaran mimpinya dengan sebenarnya, (yaitu) sesunguhnya kamu pasti akan memasuki Masjidil Haram, insya Allah dalam keadaan aman.” (QS Al-Fath: 27).

Kemudian surat Al-Ikhlas dalam dua lingkaran yang di tengahnya terdapat basmalah. Diantara kedua lingkaran tersebut tertulis, “Katakanlah, 'Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al-Zumar: 53).

Kemudian, La ilaha ilallah. Al-Malik Al-Haqq Al-Mubin. Muhammad Rasulullah. Shadiq wa’dil Amin, dan selanjutnya dari surat Quraisy.
Bagian akhir tertulis, Shuni’at hadzihi Al-sattrah fi Makkah Al-Mukarramah wa ahddha ihi Al-Kabah Al-Musyarrafah Khadim Al-Haramain Al-Syarifain Fahd ibn Abdul Aziz, alu Sa'ud. Taqabbalallahu minhu. Artinya: Kiswah Kabah ini dibuat di Makkah Al-Mukarramah dan Raja Fahd ibn Abdul Aziz menghadiahkannya kepada Kabah. Semoga diterima oleh Allah.

Redaktur: Dewi Mardiani
Reporter: Hannan Putra
Sumber: Sejarah Mekah, Dr Muhammad Ilyas Abdul Ghani

Recent Posts

 
Copyright © 2014 MUHAMMAD SABRAN : ISLAMIC MOTIVATOR. Designed by OddThemes Modified by Blog Teknisi