Selamat Datang masalah ...

Setiap manusia pasti tak akan pernah lepas dari masalah, selama ia masih hidup. Apakah masalah di sekolah, di tempat kerja maupun di rumah sendiri, setiap hari kita pasti selalu diperhadapkan pada suatu masalah, bahkan tidak jarang masalah yang dihadapi sangat banyak dan menumpuk. Sehingga membuat banyak orang yang mengalami stress, depresi dan lain-lain. Bahkan zaman sekarang banyak remaja, generasi muda bahkan orang tua sering  “Galau”. Satu kata yang tidak asing lagi ditelinga kita. Betul tidak?

Saya sering melihat orang-orang disekitar saya, ketika menghadapi masalah bisanya hanya mengeluh, mengeluh, dan mengeluh. Bahkan banyak juga yang menuliskan kegalauannya distatus Facebook, Twitter, Blackberry dan lain-lain. Tujuanya agar banyak orang tau apa yang sedang dia hadapi. 

Emangnya setelah menuliskan masalahnya di media Sosial, Masalahnya selesai ? tidak kan ! Masalah yang kita hadapi bisa selesai, kalau kita sendiri yang selesaikan. Betul tidak ?. Walaupun memang adakalanya kita butuh bantuan orang lain, agar masalah yang kita hadapi bisa selesai.

Sahabat-sahabtku yang saya muliakan. Belajar dari pengalaman itu adalah guru yang paling baik…Karena sayapun sering menghadapi banyak masalah, Alhamdulillah bisa terselesaikan.


Lalu bagaimana caranya kita menyelesaikan masalah yang kita hadapi.

Pertama : Kita harus membagi masalah yang kita hadapi, Mana masalah yang muncul dari diri kita (Internal) dan mana masalah yang muncul dari luar diri kita (External). Karena tidak sedikit orang,  banyak yang sibuk memikirkan masalah-masalah external, dan lupa menyelesaikan masalah internal mereka sendiri. 

Kedua : Kita harus memiliki rasa OPTIMIS dan keyakinan bahwa masalah yang kita hadapi, pasti akan terselesaikan. Selama kita berusaha dengan maksimal untuk menyelesaikannya. Serta kita harus  yakin bahwa setiap masalah yang kita hadapi pasti ada solusinya.

“Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan batas kemampuannya. Baginya ganjaran untuk apa yang diusahakannya, dan ia akan mendapat siksaan untuk apa yang diusahakannya. Dan mereka berkata, Ya Tuhan kami, janganlah Engkau menghukum kami jika kami lupa atau kami berbuat salah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau membebani kami tanggung jawab seperti Engkau telah bebankan atas orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami janganlah Engkau membebani kami apa yang kami tidak kuat menanggungnya; dan ma’afkanlah kami dan ampunilah kami serta kasihanilah kami kerana Engkaulah Pelindung kami, maka tolonglah kami terhadap kaum kafir.” (Al Baqarah : 287)

Ketiga : Tanamkan Jiwa sabar, Selalu Bersyukur atas segala nikmat yang diterima dan jangan lupa berdoa.

Bersikap sabar akan membuat kita merasa tenang dan tentram, dan hati akan selalu mensyukuri nikmat yang Allah berikan. Sehingga kita selalu merasa cukup, atas apa yang diberikan. 
Bersyukur Kepada Allah akan membuat kita tidak meminta sesuatu kecuali hanya pada Allah, termasuk meminta solusi terhadap masalah yang kita hadapi. Dan cara kita berkomunikasi kepada Allah salah satunya adalah dengan berdoa.
Kita juga harus menyadari bahwa masalah yang datang bisa jadi adalah Ujian yang Allah berikan buat kita untuk “Naik tingkat”.

Ada kabar Gembira buat kita semua :
Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah ’Azza wa jalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah. (HR. Tirmidzi).

Sudah seharusnya kita menjadikan masalah yang menimpa kita sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah yang Maha Memiliki semua jawaban atas setiap permasalahan hidup kita. Masalah yang datang membuktikan bahwa diri kita ini begitu lemah, sehingga kita membutuhkan pertolongan Allah SWT. Ujian yang datang bukan karena Allah benci kepada kita, tapi sungguh karena Allah sayang kepada kita.

Simaklah Firman Allah SWT yang begitu indah ini,
“Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu? Yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutanmu. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari suatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap”. (QS. Alam Nasyrah/94:1-8)

Maka sahabat-sahabatku yang lagi mengahdapi masalah, jangan pernah putus asa, lari dari masalah hahkan “Bunuh Diri”. Semoga tidak terjadi pada diri kita. Amin

Semoga kita semua menjadi Hamba Allah yang beriman, dan mampu menyelesaikan setiap masalah yang kita hadapi. Dan kita akan menjadi seorang PEMENANG.

Salam Hangat dari saya

Muhammad Sabran (Founder I’M SMART)
FB : Muhammad Sabran Trainer
Twitter : @MuhammadSabran
PIN BB : 27FEB784
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar