Masjid Imam Lapeo Campalagian

Ini adalah kali ke-4 saya kekota mamuju, tapi baru kali ini dapat singgah di masjid ini.

Alhamdulillah perjalananku menuju Kota Mamuju sore ini (Ahad, 7/6/2015), terhenti di Masjid yang sangat mencuri perhatianku. Maka tak lupa saya mengabadikan momen yang sangat berkesan ini. Awalnya saya ngak tau nama Masjid ini, tapi setelah saya posting di Facebook. Saya jadi tau dari komentar sahabat-sahabtku bahwa masjid ini di Kenal dengan nama Imam Lapeo.

Setelah saya cari tau lagi nama masjid ini adalah Nuruttaubah/Imam Lapeo. Imam Lapeo yang bernama lengkap K.H Muhammad Tahir beliau adalah Seorang Ulama Mandar yang sangat terpandang. Dulu saya memang pernah mendengar cerita dari beberapa sahabat dan keluarga Bahwa K.H. Muhammad Tahir adalah satu tokoh ulama yang sangat disegani di Sulawesi Barat. Dan kiprahnya dalam mengajarkan islam di tanah Mandar. (saya makin tertarik mencari tau tentang beliau)

Masjid yang terletak di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Provinsi Sulawesi Barat ini memang di jadikan sebagai tempat Wisata Religi. Sayang saya ngak sempat mendokumentasikan pintu gerbangnya (semoga lain kali saya sempat mendokumentasikannya. Amin).


Sayapun mencoba untuk melihat sekeliling Masjid Imam lapeo baik Exterior dan Interiornya. Tapi karena waktu yang singkat saya ngak sempat melihat-lihat lantai dua. Padahal saya sangat ingin tahu ada berapa lantai masjid ini.....ada yang tau? tapi kalau saya lihat-lihat kayanya sementara dilakukan perbaikan pada masjid ini.

Sayapun masuk ke dalam Masjid, bagiku warnanya agak rame menurutku pribadi. Tapi mungkin orang yang ngerti seni mungkin lebih tau. Banyak tiang-tiang di dalam masjid ini dengan ukiran-ukiran dan yang luar biasa menurutku adalah 2 buah tangga Eskalator, tapi pada saat masuk tangganya tidak jalan. Pikirku mungkin hanya di gunakan saat acara-acara besar. Luar biasa anggarannya pasti...

Sayang waktuku tidak terlalu banyak, sehingga tidak sempat melihat lebih banyak keindahan masjid ini. Semoga lain kali dapat kesini lagi dan melaksanakan sholat. Amin

Alhamdulillah....bisa kesini.

Banyak kisah-kisah yang saya dapatkan dari teman-temanku yang tinggal di dekat masjid ini (campalagian), bercerita tentang sosok beliau. Antara percayadan tidak, makanya saya belum berani menuliskannya. Ingin mencari tau lagi ......

Hormatku
+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran atau Follow Twitter @MuhammadSabran
Traveler Muslim
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar