Kebiasaan "Kecil" Ibu menyenangkan Pasangannya

Bismillahirrahmanirrahim
 
Ibuku adalah seorang wanita yang Hebat dan Luar Biasa.

My Mother is a great woman 

Selama saya hidup bersama dan melihat sosok beliau. Ibuku adalah sosok wanita yang setia pada suami, sangat pandai memasak, serta pintar menyenagkan hati anak-anak dan suaminya. Banyak cerita yang indah yang kumiliki saat bersama beliau. Semoga semua yang Ibu lakukan dicatat sebagai amal sholeh dan kelak Allah SWT akan membalasnya. Amin

Kalimat diatas bagiku sudah cukup menggambarkan sosok Ibu buatku. Terimakasih Ya Allah atas karunia-Mu, yang diberikan kepadaku. Dari sekian banyak cerita yang kumiliki bersama Ibu, ada satu cerita yang selalu saya ingat. Awalnya aku tidak mengerti apa maksud Ibu melakukan hal itu padaku,  tapi setelah dewasa dan menikah baru aku sadar apa maksud dari Ibuku tersebut.

Jadi ada kebiasaan Ibuku yang tidak dilakukan oleh Ibu-ibu lain disekitar rumah menurutku, awalnya sih aku merasa Ibu selalu menggangu kesenanganku bermain bersama teman-teman disore hari, karena disuruh pulang kerumah. Setelah itu mandi pakai baju yang bersih, hal tersebut selalu Ibu perintahkan kepada kami setiap kali ayahku akan pulang dari tempat kerjanya. Bukan cuma itu, ibu juga menyuruh kami menunggu ayah di luar rumah dengan baju yang bersih, rambut yang masih basah dan bedak yang tidak beraturan di wajahku. Semua itu kulakukan tanpa mengeri maksud Ibu menyuruhku seperti itu, tapi saya cukup menikmatinya.....maklum anak-anak he...he...

Jadi saya merasa seperti " Boneka" yang dimandikan setelah itu dikasi pakaian dan bedak kemudian diperintahkan kepinggir jalan jemput ayah dengan girang bahkan dengan lompatan-lompatan kecil....he...he...(dan ibu menyambut ayah diteras rumah....)

Kadang kalau aku menginggat kejadian saat itu, aku jadi tersenyum sendiri. Bagaimana tidak, disaat sebagian teman-temanku masih bermain saya sudah mandi menunggu BUS ayahku, dari kejauhan Bus kelihatan aku sudah kegirangan melompat-lompat sambil teriak-teriak bapaku datang....bapakku datang.....hore berlari kesana kemari. Aku sangat gembira dan itu kulakukan hingga aku dewasa. Bahkan tidak sedikit teman-teman ayahku dari atas BUS tersenyum melihat tigkah lakuku. Bahkan ada yang bertanya berapa banyakkah anakta pak  Daeng? ko banyak sekali he....he...(karena kadang campur cucu juga)....

Kalau tidak salah ingat kebiasaan itu saya lakukan hingga saya tamat Sekolah Dasar, karena saya harus berpisah untuk melanjutkan pendidikan.  Tapi saat liburan sekolah ketika aku kembali ketempat ayahku kebiasaan itu masih terus saya lakukan tapi bedanya sekarang tanpa diperintah Ibu, karena seakan-akan itu menjadi kebiasaan yang memang harus saya lakukan. Jadi sebelum ayah turun dari BUS aku harus menjemput dan mengambil barang bawaannya dan saya bawa hingga kerumah.

Setelah aku menikah dan punya anak baru aku sadar, ibuku sungguh wanita yang pandai menyenagkan hati suaminya. Ternyata seorang ayah memang sangat senang ketika dijemput oleh Istri dan Anaknya, akupun merasakan hal yang sama. Saya merasa lelahnya tubuh seharian bekerja tiba-tiba hilang apalagi ketika dijemput dengan wajah anak yang ceria dan dalam keadaan bersih.
Masih banyak ceritaku saat bersama Ibu. my mother is a great woman 

 Ketika suami pulang kerumah
Kemudian istri menyambut dengan senyuman
Dan bersegera mengeluarkan tangannya
MAKA DOSA MEREKA BERGUGURAN SEBELUM TANGAN MEREKA TERLEPAS 
(H.R Abu Daud)

Hormatku

+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran atau Follow Twitter @MuhammadSabran
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar