Perjalanan Mudik bersama Abe

Assalamualaikum.wr.wb
Alhamdulillah tak terasa Bulan Suci Ramadhan tahun ini sebentar lagi akan berakhir, disatu sisi kita bergembira mempersiapkan diri menyambut hari kemenangan. Namun disisi lain kita bersedih karena harus berpisah dengan Bulan yang mulia ini.

Seperti sudah menjadi Tradisi menjelang akhir Ramadhan, kita pastilah kembali kekampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga tercinta.

Ini cerita perjalananku :
Tepat tanggal 16 Juli 2015 (29 Ramadhan 1435 H) Tepat pukul 02.00 Wita, saya bersama Abdurrahman Abe memulai perjalanan dari Kabupaten Gowa menuju kampung halaman Istriku Bulukumba tepatnya Desa Bajang Gunturu

Kami memilih untuk melakukan perjalanan malam hari, agar jalan yang kami lalui tidak terlalu ramai. Apalagi kondisi sekarang banyak yang MUDIK.
Ternyata pernjalanan malam hari sangat nyaman karena tidak panas dan berdebu, tapi sahabat-sahabatku harus pakai baju dan jaket yang tebal. Apalagi kalau menggunakan kendaraan Roda Dua (Motor) seperti kami.
Alhamdulillah tak terasa perjalanan kami sudah 2 jam lebih 15 menit (Pukul 04.15 Wita), kami sudah tiba di Kabupaten Bantaeng. Padahal biasanya saya tempuh sekitar 3-4 Jam, karena kami belum sahur, jadi kami singgah di Masjid Kompleks SMA Neg 3 untuk menikmati bekal yang kami bawa dan menunggu waktu sholat subuh. 

Setelah sholat Subuh kami istirahat sejenak sambil melepas lelah setelah 2 jam lebih berkendara. Setelah itu kemi kembali melanjutkan perjalanan menuju Kab. Bulukumba
Beristirahat sejenak di Pintu Gerbang Pantai Marina Kab. Bantaeng, sambil melihat anak-anak remaja yang asyik membakar petasan dan menikmati udara pagi.

Tepat pukul 06.23 Wita kami memasuki Kabupaten Bulukumba, tak jauh dari pintu gerbang kami melihat keramaian saya kira ada tabrakan atau kecelakaan. Ternyata tidak sahabat, disini ada semacam pasar dadakan jual beli hasil laut. Wah pasti ikannya segar-segar, kalau mau buktikan sendiri he....he...

Alhamdulillah setelah melalui pasar dadakan yang hampir menutup jalan, sayapun mengajak Abe untuk melihat salah satu bangunan kebanggaan Masyarakat Bulukumba yaitu Islamic Center Dato' Tiro Bulukumba.
ini adalah kunjungan keduaku ke Masjid Islamic Center DATO' TIRO bulukumba, masjid ini masih terus bersolek. saat ini satu menaranya sudah selesai, dan satunya sementara pengerjaan.

Senang rasanya bisa mengajak Abe jalan-jalan ke Kab. Bulukumba, apalagi ini adalah pengalaman pertama abe jalan-jalan ke sini.

Alhamdulillah tepat  pukul 07.45 Wita kami tiba di Bajang kampung halaman istriku, dan saya disambut oleh Istri dan Dede Filzah (senangnya bertemu keluarga setelah berpisah selama 8 hari, karena terlebih dahulu mudik ke Kampung halaman).

........................... Mangajak Abe melihat pemandangan Desa Bajang dari Pelabuhan.......................
sementara keluarga sibuk membuat ketupat dan buras, persiapan untuk lebaran besok. Saya bersama Abe dan buah hatiku Hafidzah jalan-jalan ke Dermaga
Yang nampak di Kejauhan itu adalah rumah kakaku, saat ini banyak kapal yang berlabu dan memasang jangkar karena cuaca dan ombak yang kurang mendukung.
Terimakasih sudah membaca dan mengikuti kisah perjalan kami, dari Gowa ke Bulukumba. Kapan-kapan kesini ya, menikmati dermaga Bajang.

Follow Me @MuhammadSabran
Bulukumba, Kamis 16 Juli 2015.

 
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar