Tahun ke 2, 3 DAN 4 TAHUN BERSAMAMU

Allhamdulillah, Segala Puji Hanya Milik Allah atas segala nikmat-Nya. Itulah kata yang sepatutnya saya ucapkan. Karena begitu banyak nikmat yang telah saya dapatkan, sejak ucapan Ijab dan Qobul dihari berbahagia, yang menyatukan kami berdua dan Keluarga Besar kami, Waktu bahagia itu tepatnya Hari Sabtu tanggal 1 Oktober 2011 di Bajang Bulukumba.

Setelah menikah, saya sangat berbahagia sekali karena baru kali ini, saya merasakan namanya "pacaran" he...he... Jangan salah ya... saya pacaran setelah nikah. Moment pertama kali saya berdua-duaan dengan wanita selain mahrom di kendaraanku adalah 1 hari setelah menikah kami kembali ke Makassar. Indahnya menikmati perjalanan Bulukumba - Makassar berdua, Alhamdulillah

Aktinitas yang sering kami lakukan berdua adalah mengunjungi tempat-tempat wisata, selain itu saya mengantar - jemput Bidadariku menyelesaikan kuliahnya. Bahkan diawal-awal pernikahan kami, banyak yang mengira, kami sedang "Pacaran" tanpa ikatan pernikahan, padahal kami sudah SAH suami Istri. #NikahMuda


Salah satu ketakutan Keluarga Besar Istriku saat kami menikah adalah, Istriku tidak dapat menyelesaikan pendidikan S1nya.

Dan saya berkomitmen akan membantu istri saya untuk menyelesaikan pendidikan S1nya.


Alhamdulillah akhirnya saya dapat membuktikan kepada Orang Tuanya, tepat tanggal 24 Desember 2013 (Dua tahun lebih usia pernikahan kami) .

Istriku diwisuda yang dihadiri Ibuku dan Ayahnya. Dan pada saat wisuda, istriku juga sementara mengandung anak kedua kami. Saya sangat salut dengan bidadariku, disamping perjuanganya menlaksanakan kewajiban sebagai seorang istri, merawat buah hatiku yang pertama, menyelesaikan skripsi juga mengandung buah hatiku yang kedua. La Haula Wala Quwwata Illa Billah....#WanitaTangguh

Satu bulan lebih setelah Istriku Wisuda, beliau kembali bertaruh nyawa untuk melahirkan anak kedua kami. Dan setelah melakukan perjuangan yang luar biasa selama satu malam. Alhamdulillah anak kedua kami lahir Normal tepat setelah Sholat Subuh Hari  Selasa tanggal 4 Februari 2014.

Saya bersama Istriku juga tak akan pernah melupakan perjuangan, saat buah hati kami yang pertama sakit dan harus dirawat selama beberapa hari di RS Haji Makassar. Alhamdulillah semua dapat kita lalui bersama


Kini (2015) Empat Tahun sudah engkau menemaniku mejalani kehidupan berumah tangga, banyak kenangan yang sangat sulit saya lupakan bersamamu. Baik kenangan Indah dan menyenangkan maupun kenangan yang menyedihkan. Serta menghadapi masalah dan menjalani pahit getirnya kehidupan berumah tangga, semua kita lalui bersama. Saya mencintaimu karena Allah.

Sebagai manusia biasa perselisihan pastilah ada, tapi dengan komunikasi yang baik semua dapat kita selesaikan. Bahkan kini seolah kita sudah saling memahami dan saling melengkapi. Kadang permintaanmu engkau sampaikan hanya melalui pikiranmu dan itu sudah bisa saya tangkap walau kita berjauhan. #Dahsyat

Wahai bidadariku, diakhir tulisan ini saya ingin minta maaf jika selama ini saya belum bisa menjadi pemimpin yang baik buatmu. Karena kesibukanku bekerja...

Terima kasih atas segala dukungan, doa yang engkau berikan kepadaku selama ini wahai bidadariku.


Semoga Rumah Tangga kita menjadi Keluarga yang sakinah (tenang), mawadah (penuh cinta), Warahmah (Kasih sayang). Serta menjadi keluarga yang terus memperjuangkan Syariah dan Khilafah. Amin


Hormatku

+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran , Follow Twitter @MuhammadSabranTelegram https://t.me/SabranTrainer
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar