KUNCI SUKSES TEKNISI

Semangat pagi
Apa kabar ? Luar Biasa…
Yaruki ! Yaruki…

Assalamualaikum.wr.wb
Hari ini saya ingin sedikit berbagi, tentang dunia perbengkelan he…he….kembali ke Hobi Awal saat STM dulu. Tapi saya ingin berbagi tentang Sumber Daya Manusianya (Teknisi)

 
Menjadi seorang teknisi memang tidaklah mudah, bahaya selalu mengancam. Saat berjalan misalnya, ada oli dilantai / ada lubang saluran air, jika tidak hati-hati Bluuurrrr….  resiko pastilah ada entah itu lecet, keseleo bahkan patah tulang. Belum lagi ketika berada di bawah kendaraan, atau berada di bawah lift resiko terjepit, terbentur selalu menanti. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengutamakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
 
Seorang teknisi selain dituntut untuk dapat memecahkan masalah yang dihadapi dengan cepat dan tepat, juga di tuntut untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan, dengan Atitude yang baik seperti menyapa pelanggan dan memperlihatkan sikap yang baik saat berada di area kerja (nanti kita bahas bagaimana Atitud yang baik seorang teknisi).
 
Berikut ada beberapa KUNCI SUKSES seorang teknisi, semoga bermanfaat :
 
1. FOKUS
 
Usahakan dalam melakukan setiap pekerjaan di area bengkel, jangan pernah untuk melakukan aktivitas lain, di luar yang anda kerjakan saat itu. Seperti melihat handphone apa lagi sampai membuka media sosial atau bermain game. Bisa-bisa lupa bawha lagi sedang ada kerjaan he…he…
Silahkan melihat handphone jika ada hubungannya dengan pekerjaan, misalnya melihat buku manual secara online tentang unit yang sedang dikerjakan.
Saat bekerja usahakan untuk tidak ngobrol apa lagi bercanda dengan rekan kerja lainnya, Ngobrol boleh asal ada hubungnya dengan pekerjaan anda. Karena hal tersebut tentu dapat mengganggu konsentrasi anda dalam bekerja.
 
Jadi intinya Kunci Sukses yang pertama adalah usahakan untuk selalu Fokus terhadap apa yang anda kerjakan sampai selesai.

2. TELITI
 
Sejak awal kendaraan masuk ke bengkel, seorang teknisi sudah dituntut untuk teliti melakukan deteksi awal terhadap masalah yang disampaikan pelanggan. Karena kalau tidak teliti dalam melakukan diagnose awal, bisa salah dalam tindakan atau pengerjaan.
 
Begitu juga saat pengerjaan dibutuhkan ketelitian tingkat tinggi, apakah semua baut-baut sudah dikencangkan semua atau tidak. Jangan sampai karena kurang teliti, ada oli yang menetes atau bahkan lupa memasukkan oli. Bisa juga karena kurang teliti dan tidak mengikuti standar kekuatan moment, ada baut yang patah/Doll
Begitu juga saat pemesana suku cadang, karena kurang teliti. Barang yang dipesan ternyata tidak sesuai dengan yang dibutuhkan, apalagi kita mengerjakan banyak tipe kendaraan. Dan yang terakhir harus teliti dalam pemeriksaan akhir, agar apa yang kita kerjakan benar-benar telah terselesaikan dengan baik. Yang pasti saat diagnose awal, pengerjaan dan pemeriksaan akhir harus teliti. Itulah Kunci sukses kedua seorang teknisi yaitu Teliti.

3. SEMANGAT
 
Semangat tentu sangat dibutuhkan dalam menjalani setiap aktivitas yang kita lakukan, dengan semangat semua yang kita kerjakan akan lebih cepat terselesaikan. Maka tumbuhkanlah rasa semangat dalam diri kita setiap harinya, dengan salah satu caranya yaitu mencintai apa yang kita kerjakan dan bangga karena menjadi seorang teknisi.
 
Apalagi pekerjaan seorang teknisi ini adalah pekerjaan yang sangat mulia, karena dapat membuat orang nyaman dengan kendaraannya bahkan menyelamatkan nyawa orang lain.
Insya Allah kalau kita bekerja dengan FOKUS, TELITI dan SEMANGAT kita akan menjadi seorang teknisi yang SUKSES.
 
Terimakasih, Hormatku

Hormatku

+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran , Follow Twitter @MuhammadSabran. Telegram https://t.me/SabranTrainer

Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar