Saya dan Secangkir Kopi

Sebenarnya saya bukanlah penikmat kopi,  bahkan dulu sebelum saya bekerja, selalu menolak jika disuguhi kopi. Saya lebih senang dan akan minum jika disuguhkan secangkir teh. Bahkan istrikupun tak pernah menyiapkan kopi buatku, karena ia paham betul saya bukanlah penikmat kopi.

Tapi setelah bekerja, sering keluar kota saat mengisi jadwal Training. Dan berkumpul bersama teman-teman di Warung Kopi, sayapun jadi "ketularan" menikmati secangkir kopi. 
 
 
Alasan saya sederhana, hanya untuk menghilangkan rasa ngantuk. Agar dapat beraktivitas dengan baik dan semua urusan berjalan lancar. Lama kelamaan kayaknya saya akan ketagihan he...he..., tapi biasanya kalau saya keluar kota, jika sudah 2 kali minum kopi, saya imbangi dengan minum jus buah-buahan yang segar. Karena #SayaBukanPecanduKopi
 
Seakan berlomba untuk menarik pelanggan, saat ini warung-warung kopi. Berusaha membuat pelanggan jatuh cinta dulu dengan suasananya tempatnya, sebelum menikmati secangkir Kopi. Makanya saat ini kita banyak menyumpai tempat-tempat "Warkop" yang unik, baik interior maupun exteriornya. #JadiBetah
 
Apalagi setiap tempat yang saya datangi, memiliki cita rasa yang berbeda. Mungkin karena memiliki trik dan ukuran yang memang berbeda. Tapi yang jelas secangkir kopi memang dapat menghilangkan rasa ngantukku. #Alhamdulillah
 
Bone, 16 Februari 2017

Green Café & Resto Café Teras

Hormatku

+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran , Follow Twitter @MuhammadSabran. Telegram https://t.me/SabranTrainer
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar