Catatan MaPaRa Makassar I

“MaPaRa”
Masirah Panji Rasulullah SAW
(Bagian I)
Kurang lebih hampir satu bulan sebelum acara Puncak Masirah Panji Rasulullah SAW dilaksanakan di Makassar, Hizbut Tahrir Indonesia Khususnya daerah (Jeneponto, Bantaeng dan Bulukumba) sudah Melakukan berbagai kegiatan diantaranya : Daurah Islam Rahmatan Lil Alamin (IRA), Pengenalan dan Sosialisai Panji Rasulullah SAW ke Sekolah-Sekolah dan Masjid-Masjid. Dan Terakhir Sosialisasi Panji Rasulullah SAW dilakukan dengan melakukan Konvoi mengunakan kendaraan Roda 4 dan 2. Alhamdulillah semua berjalan  dengan Lancar dan Sukses.
“Walaupun ada halangan dari sebagian kecil saudara-saudara kami, itu bukanlah halangan. Karena mereka tidak mengerti tentang aktivitas sosialisasi panji Rasulullah SAW yang sedang kami lakukan. Bahkan halangan itu kami jadikan sebagai pemicu dan inspirasi agar kami lebih semangat lagi dalam berjuang” Allahuakbar….
Dan Alhamdulillah kegiatan yang kami lakukan, memiliki dampak yang luarbiasa, banyak Umat Islam yang tadinya tidak faham menjadi faham, serta ada diantara mereka langsung menyampaikan komitmennya untuk bergabung, serta mengangkat Panji Rasulullah SAW. Alhamdulillah
………..
Walau sehari sebelum acara, kami dapat kabar dari pihak intel, “bahwa acara di Makassar dibatalkan atau kalaupun berlangsung katanya akan berakhir ricuh”. Kami tetap kokoh dan berkomitmen harus menghadiri acara di Lapangan Karebosi Makassar. Mengapa? Karena kami sangat yakin, tidak akan terjadi apa-apa, sebab Hizbut Tahrir Indonesia berjuang tanpa kekerasan.
………...
Hari “H”
Alhamdulillah Pukul 05.20 Wita, saya tiba di Lapangan Karebosi, tetapi saya hanya melihat mobil kepolisian dan beberapa polisi yang sedang berjaga-jaga. Alhamdulillah saya bertemu dengan Ust. Rifai dan Ust. Agustam. Dan menginformasikan kepada saya bahwa acaranya dipindahkan ke Masjid Al-Markaz.
Sayapun langsung bergesas menuju Masjid Al-Markaz, ternyata saudara-saudara seperjuanganku sudah banyak berkumpul disini. Bahkan melaksanakan Sholat Tahajjud dan Sholat Subuh disini. Subhanallah…..#BerDOA dan memohon #Pertolongan diwaktu yang tepat #SepertigaMalam
Aura semangat perjuangan begitu sangat terasa, saat saya menginjakkan kaki di Lantai Dua Masjid Al-Markaz ini. Tak lama setelah saya duduk, panitia membagikan Panji Rasulullah SAW yang sudah terikat disebatang bambu, dan dibagikan kepada semua peserta dan langsung dikibar-kibarkan sembari meneriakkan Takbir #Allahuakbar. Sambil mendengarkan orasi dan sesekali dipandu mengucapkan takbir. Membuat suasana Masjid Al-Markas membahana dengan kalimat Takbir. Allahuakbr….

Tidak lama mengikuti acara, saya didekati Oleh Ust Jalil (Humas DPD I HTI Daerah Sul-Selbar), beliau menyampaikan : Sabran “nanti antum pandu di Mobil lantunkan sholawat dan buat suasana menjadi semangat tapi sejuk” Setelah orasi Kh. Rochmat S. Labib (DPP HTI), Ust Agus Suryana  (DPP HTI) dan Ust Arman Kamaruddin Ph.D. Sayapun bergegas menuju Mobil panggung utama untuk bertemu Ust Faturahman #MC. Sambil menunggu peserta, kami mendengarkan nasyid perjuangan dengan suara yang tidak terlalu keras agar tidak menggangu aktivitas di dalam Masjid Al-Markaz.
……………..
Beberapa menit kemudian, peserta Masirah Panji Rasulullah SAW keluar, dan tidak membutuhkan waktu lama barisan Ikhwan/Laki-Laki yang berada di bagian depan, dan barisan akhwat/perempuan berada dibagian belakang, tersusun dengan baik dan rapi. Alhamdulillah….
Setelah semua peserta berbaris dengan rapi, Empat Panji Rasulullah SAW yang berukuran besar dikeluarkan. Dua diserahkan kepada peserta Ikhwan yang berada pada bagian depan, begitu juga dengan barisan peserta akhwat, didepannya ada dua Panji Rasulullah SAW yang berukuran besar. Setelah semua siap, mobil yang sekaligus menjadi panggung utamapun bergerak sedikit maju kedepan siap untuk jalan menuju Lapangan Karebosi.
Alhamdulillah banyak masyarakat yang telah selesai berolahraga, menyaksikan kegiatan Masirah Panji Rasulullah SAW ini, bahkan hampir rata-rata mendokumentasikan moment Panji Rasulullah SAW ini. Bahkan ada yang meminjam bendera hanya untuk berfoto dengan Panji Rasulullah SAW ini. Allahuakbar….
Tapi barisan terhenti tidak dapat bergerak maju, karena ada mobil pihak keamanan yang datang dan menutup  jalan kami karena mobil pihak keamanan berada tepat didepan pintu keluar Masjid Al-Markaz.

 

Suasanapun berubah....
Hormatku

+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran , Follow Twitter @MuhammadSabran. Telegram https://t.me/SabranTrainer
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar