DOA ORANG TERZALIMI

Disebuah desa pesisir hiduplah seorang anak dari keluarga yang sederhana, ayahnya seorang nelayan yang menggantungkan hidupnya dari hasil tangkapan ikan. Panggil saja namanya Bram.

Bagi Bram hidup sebagai anak dari seorang Neayan adalah karunia yang sangat luarbiasa baginya, Allah seakan memberikan semua yang keluarga mereka butuhkan. Oleh karena itu, Bram selalu bersyukur. Mengapa ? karena Bram dapat menikmati daerah pesisir yang indah luarbiasa, dapat berenang kapanpun ia mau, dan menikmati hasil laut yang ayahnya dapatkan.

Disuatu Sore saat Bram menikmati air pasang, bersama anak-anak lainya bermain, melompat, berenang dan tertawa bersama. Kabahagian dan Keceriaan Bram tiba-tiba hilang, karena perbuatan seorang anak yang selalu mengejaknya, panggil saja namanya Ryan.

Ryan memang selalu menjadikan Bram bahan ejekan, tapi ejekan kali ini sudah melampai batas . Yang membuat Bram menjadi tertawaan semua teman-temannya saat itu. Akhirnya Bram memutuskan untuk mengejarnya, sambil menangis Bram terus mengejarnya. Dengan harapan Bram hanya ingin menyampaikan “Jangan seperti itu, dan minta maaflah”

Tapi apa daya kekuatan bram tidak dapat mengejarnya, akhirnya Bram terus menjadi bahan ejekan dan terus menjadi bahan tertawaan teman-temannya yang lain. Akhirnya Bram, berhenti mengejarnya dan duduk sambil melipatkan kedua kakinya diatas pasir dengan sesekali obak yang tidak terlalu besar menghantam dirinya dan membuat tubuhnya sedikit bergoyang. Ditemani air mata yang terus mengalir, Bram mengangkat kedua tangannya dan menyerahkan semuanya kepada Sang Pemilik Laut beserta isinya yaitu Allah SWT. Bram memanjatkan DOA khusus yang ditujukan untuk Ryan.

Dan beberapa bulan setelah kejadian itu, Allah seakan menjawab doa yang Bram sampaikan. Sungguh doa orang yang terzalimi sangat cepat dijawab oleh ALLAH SWT. Dan Ryan setiap bertemu dengan Bram selalu menyampaikan permintaan maaf melalui gesture tubuhnya, bahkan kadang sampai berlutut, tapi Bram seakan sulit untuk memaafkannya. Mengapa ? karena Ryan seakan telah mengambil kebahagian masa kecilnya, dengan menjadikan Bram sebagai bahan ejekan.

Ryan mengidap suatu penyakit yang membuat mulutnya sulit untuk berbicra karena posisinya miring (Seperti orang sakit struk), begitu juga kaki dan tangannya seakan tidak sempurna lagi. Dan itu Ryan jalani selama bertahun-tahun.

Dan setelah 22 Tahun, tepatnya di bulan Syawal. Bram mengikhlaskan semua yang pernah terjadi pada dirinya diwaktu kecil, dan memaafkan Ryan. Bram merasa tidak nyaman setiap bertemu dengan Ryan, selalu melihat Ryan meminta maaf.

Alhamdulillah keajaiban seakan terjadi, setelah Bram memaafkan perbuatan Ryan. Penyakit yang diderita oleh Ryan selama bertahun-tahun dengan seketika hilang.

Dari sepenggal kisah diatas, kita dapat mengambil sedikit pelajaran : “Bisa jadi ada perbuatan yang pernah kita lakukan kepada orang lain, maka minta maaflah sebelum Allah menjawab doa orang yang terzalimi dan sebelum Allah SWT mencabut nyawa kita” Apa lagi kita masih berada di Bulan Syawal, maka manfaatkanlah.

“ Allah SWT tidak mengampuni dosa kita kepada Orang lain, sebelum kita meminta maaf kepada orang yang telah kita sakiti atau zalimi” Maka Minta maaflah….

Semoga dapat menginspirasi…..
Maros, 1 Juli 2018


Hormatku


+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran , Follow Twitter @MuhammadSabranTelegram https://t.me/SabranTrainer
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar