Judul Kali ini "IKAN BAKAR"

Wajah senang serta bahagia Istri dan anak-anakku sudah mulai nampak, beberapa hari sebelum kami pulang kampung, saat saya mengatakan yuk kita pulang kampung #Bulukumba

Ya sambil melepas penat dan mencari Inspirasi baru....😊😊

Sabtu (20 Oktober 2018) tepatnya pukul 17.30 Wita, kami dijemput dirumah untuk selanjutnya pulang kampung. Setelah magrib kami singgah untuk santap malam, sebelum melanjutkan perjalanan lagi. (Masih di wilayah gowa). Semoga dimudahkanπŸ™

Alhamdulillah, 6 Jam lebih perjalanan kami tempuh (Makassar - Bajang). Tepat pukul 24.00 Wita, kami tiba di Bajang.πŸ˜‡

Anak-anak Langsung Kumpul dan main-main, sampai lupa waktu. Padahal waktu sudah larut malam (Hampir Setengah Satu Malam), namanya juga anak-anak karena lumayan lama terpisah. 

Buatku salah satu yang membuat saya senang kalau pulang kampung adalah makan ikan segar.😍😍😍 Alhamdulillah ternyata sudah dipersiapkan, jadi sebelum tidur makan lagi he...he...Memang mertuaku tau apa yang saya suka. Makasih ya....πŸ™πŸ™

Ahad, 21 Oktober 2018

#Ambil Ikan di BoxπŸ™πŸ™



Pagi-pagi istriku sudah siapkan sarapan ikan bakar lagi. Alhamdulillah karena persediaan ikan (biasanya sih untuk dijual) alhamdulillah diizinkan ambil dan makan ikan bakar lagi, dan yang bikin lebih mantap lagi karena ada rica-rica mangganya. #Mantap

menikmati Ikan hasil tangkapan sendiri memang beda rasanya. Insya Allah sebelum balik ke Makassar, saya mau ikut Mertuaku mencari ikan. Boleh ya PakπŸ™ 


Ikan bakar + Nasi Panas dan Sayur Bening, Alhamdulillah jadinya keringat😱 lagi he...he...


Maklum kalau saya makannya enak pasti berkeringat, kok bisa ya ? 😱😱


mungkin teman-teman ada yang tau penyebabnya secara ilmiah, komentar ya.....

Hari ini kami dirumah dulu sambil istirahat, karena rasa lelah dan mengantuk masih ada. #IstirahatπŸ˜‡πŸ˜‡νŸ›


Salah satu tujuan kami pulang kampung kali ini adalah mau cari tau silsilah keluarga besar Istriku. Makanya kami sering bertanya sama bapak tentang silsilah keluarga. Mudahan nanti kami bisa bertemu semua. Aamiin



Alhamdulilah dari Ngobrol-ngobrol bersama keluarga, kami dapat informasi ternyata keluaraga kami adalah keturunan "Puang Janngo" (Nanti saya coba Tuliskan).

Senin, 22 Oktober 2018

Saatnya mengajak buah hati bersilaturahim, kerumah kakak yang letaknya hanya beberapa meter dari rumah. Bertemu Nenek Buyut...πŸ‘



Dede Khalid senang jugaπŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„


Dapat Ciuman dari Nenek HaliπŸ‘πŸ˜πŸ˜πŸ˜‡πŸ˜‡


Setelah silaturahmi melepas Rindu bersama Orang Tua mertua saya.

Dapat panggilan untuk makan ikan bakar lagiπŸ‘πŸ‘πŸ‘ 

Kayaknya mulai datang sampai hari ini, setiap hari makan ikan bakar terus.

Saya jadi Engak enak😊


Padahal saya bercandaji, sebelum pulang bilang sama istriku. "Saya mau pulang makan Ikan Bakar"


Ternyata Istriku siapakan terus Ikan untuk dibakar, kalau begini ceritanya. Harus sering-sering pulang kampngπŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ


Aslinya Istirahat dan Liburan....πŸ‘ŒπŸ‘Œ


Tapi DAKWAH dunia Maya jalan terusπŸ’ͺπŸ’ͺ

Pokoknya Kuota masih Banyak....




Selasa, 23 Oktober 2018

Pagi-pagi jalan-jalan kepasar, membeli kebutuhan sibuah hati dan beberapa keperluan. Bertemu keluarga. πŸ‘‡


Kalau bapak sudah datang, nanti diantarkan ikannya nekπŸ‘

Alhamdulillah, walau sedikit tetap harus disyukuri. Bapak membawa ikan segar lagi pagi ini, pokoknya saya lansung bergerak.πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ

Mencari sabuk kelapa dan menghidupkan api di dapur belakang....πŸ’ͺ


Apa lagi kalau bukan bakar ikan...

πŸ‘πŸ‘

#Alhamdulillah bakar ikan setiap hariπŸ‘ŒπŸ‘Œ he...he..... mumpung di Kampung.πŸ˜‡


setelah semua sudah siap, saatnya membakar ikan. Dan saya tidak perlu menunggu waktu lama. Karena apinya bagus....hasilnya ini dia...ikan bakar ala Sabran he...he...😊😊😊




Alhamdulillah pasangannya juga sudah siap. baunya πŸ‘ƒπŸ‘ƒπŸ‘ƒ bikin RinduπŸ˜ƒπŸ˜ƒ
Kalau makan ikan bakar pagi-pagi itu namanya bukan sarapan, tapi makan siang he...he...


Sarapan pagi ikan bakar, makan malam ikan bakar lagi. Kayak minum obat saja 2 kali sehari....Sungguh nikmat yang luarbiasa Allah berikan kepada kami #Alhamdulillah

Bukan hanya Ikan bakarnya yang bikin nikmat, tapi ada yang lebih DAHSYAT dari itu yaitu KEBERSAMAAN.πŸ‘πŸ‘

Rabu, 24 Oktober 2018

Pagi-pagi bapak selalu datang dengan membawa kegembiraan, salah satunya karena selalu membawa ikan segar hasil tangkapan beliau.πŸ˜‡πŸ˜‡πŸ˜‡ #NikmatAllah

Langsung saya ambil beberapa ekor dan meminta untuk dibersihkan. 

Saya tugasnya menyalakan api dan membakar he...he...πŸ’ͺπŸ’ͺ

Anak-anak juga tidak mau ketinggalan, mau menyaksikan ikan tangkapan Kakeknya.

πŸ™πŸ™Saya mau berbagi TIPS MEMBAKAR IKAN he...he... semoga bermanfat :

1. Bersihkan insang dan isi perut ikan, kemudian bersihkan sisiknya dan kerat tubuh ikan agar bumbu mudah meresap. Kalau masalah ini Istriku ahlinya

2. Bumbu yang saya gunakan untuk membakar ikan yaitu Kecap + Minyak Goreng. 

3. Persiapkan api tempat pembakaran, usahakan kayu dan sabuk kelapa sudah membara tidak ada nyala api.

4. Saatnya membakar .......pertama olesi ikan dan panggangan dengan sedikit minyak jangan banyak-banyak nanti jadi ikan goreng he...he.... 

5. Saya merasa enak membakar ikan, karena menggunakan penjepit. Dan ikan yang dibakar juga sangat segar jadi ngak mudah hancur (kayak gedung saja hancur he...he...) maksud saya ikannya tetap utuh.

Saat proses pembakaran perhatikan terus ya, jika agak kering olesi kecap lagi sama minyak, jika sudah agak matang silahkan dibalik. Kurang lebih 10 menit ikan siap dihidangkan.πŸ‘πŸ‘πŸ‘ Apalagi kalau sudah harum bau ikan bakarπŸ‘ƒπŸ‘ƒπŸ‘ƒ itu artinya sudah masak😊😊
Kalau saya disuruh milih Pilih Ikan Bakar yang kecil atau yang besar, maka saya akan memilih yang kecil-kecil. 😊😊😊Maksudnya saya makan yang kecil-kecil dulu baru yang besar-besar he...he...πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Pokoknya kita bakar juga itu Nak...πŸ‘πŸ‘πŸ‘

Kamis, 25 Oktober 2018

Jalan-jalan pagi dulu, pasar bajang menjadi salah satu tempat buat jalan-jalan pagi selain pelabuhan bajang. Membeli kebutuhan sehari-hari, sayur dan beberap kue tradisional, cukuplah untuk mengajar anak bersosialisasi.



 Wah....wah....Ummi kenapa yaπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ kayak tersengat Listrik😯😯 Ternyata lagi ceritaπŸ‘


Ayo nak...πŸ’ͺπŸ’ͺ semangat jalan-jalanπŸ˜‡πŸ˜‡


Dari ATM singgah foto duluπŸ‘‰ dipatung singa, anggap aja lagi di SingapuraπŸ˜ƒπŸ˜ƒπŸ˜ƒ

Merasakan Ikan Bakar hasil tangkapan orang tua sudah, sekarang saatnya Ikut bersama beliau untuk mencari Ikan. πŸ’ͺπŸ’ͺ

Jadi harap-harap cemas hasil tangkapan banyak ngak ya....πŸ˜‡πŸ˜‡



Alhamdulillah walau hasil tangkapan tidak banyak, santap malam dengan Ikan Bakar hasil tangkapan sendiri.πŸ’ͺπŸ’ͺ

Jum'at, 26 Oktober 2018

Sebelum balik kita pergi lihat ade kecil dan kerumah nenek Muna dulu, silaturahimπŸ‘πŸ‘

Siap-siap berkemas karena ba'da magrib waktunya balik ke Kota Daeng, Alhamdulillah puas betul makan "IKAN BAKAR" selama berada di kampung halaman.

Bahkan orang tua juga sudah mempersiapkan Ikan buat kami bawa pulang.

Ba'da Sholat Magrib kami kembali ke Makassar. Alhamdulillah siap kembali melaksanakan aktivitas yang padat.

Sabtu, 27 Oktober 2018

Alhamdulillah tiba di makassar, pukul 00.30 Wita. Insya Allah besok siap hadir diacara Kaledupaya Residence.πŸ‘πŸ‘

Ternyata Allah memberikan Nikmat Ikan Bakar  Lagi....#Alhamdulillah
Makan siang bersamaπŸ™πŸ™


Sesuai Judul tulisanku kali ini banyak membahas "IKAN BAKAR" dengan BUMBU KEBERSAMAAN keluarga dan Rekan Kerja. #LapisLapisKeberkahan.

#BaruSempat
Tulis dan Posting

Hormatku

Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar