5 TAHUN BERSAMAMU

 “Tak perlu seseorang yang sempurna, cukup temukan orang yang selalu membuatmu bahagia & membuatmu berarti lebih dari siapapun” B.J Habibie

Perkataan Bapak B.J Habibie diatas sangatlah tepat, karena memang tidak ada manusia yang sempurna. Kita hanya perlu pasangan yang senantiasa berkomitmen untuk bersama-sama saling membahagiankan, saling membantu dalam membangun istana cinta.

“Carilah pasangan yang bagus agamanya Insya Allah kita tidak akan pernah kecewa” Sabran

Tanggal yang tak akan pernah saya lupakan, hari dimana saya menyatakan komitmen untuk menjadi seorang pemimpin bagi wanita pendampingku dan anak-anakku kelak
(1 Oktober 2011 Bajang, Bulukumba SUL-SEL)

………Kali ini saya ingin menulis, sekaligus menjawab beberapa pertanyaan beberapa orang, sahabat dan keluargaku. bagaimana proses pertemuan saya bersama istriku? Saya orang palopo dan Istriku orang Bulukumba…….Kok bisa bertemu...kata beberapa orang (Ingin tau)

Jawabanku sederhana dan mudah (sambil tersenyum) : Itulah yang namanya jodoh he…he…selesai. Maaf bercanda

Baiklah ceritanya begini…

Waktu itu bulan suci Ramadhan, saya sms ke adikku tercinta apriani “Cinta (Panggilan spesialku) saya mau menikah, ada kenalanta akhwat ? tapi jangan lupa tanya juga mama, dan usahakan mama kenal.”

Beberapa hari menunggu balasan tidak ada….hampir ambil inisiatif sendiri cari melalui musrif (Guru yang membina dan membimbingku). Tapi sebelum saya melakukannya, akhirnya balasan sms adikku datang juga…Adikku membalas kalau akhwat temanku banyakji #@$%^&*** jadi bingung

Kalau begitu carikan yang mama suka, (ini bagusnya kalau orang tua sering sama akhwat, dan hidup bersama akhwat he...he...Maksud saya berjuang bersama akhwat-akhwat). Setelah beberapa hari dipikir dan dipertimbangkan, dapatlah adikku dua nama (sttt namanya rahasia), yang jelas satu tinggal di Bulukumba dan satu lagi tinggal di daerah Pinrang (sttt dilarang menduga-duga he..he…)

Akhirnya setelah dapat 2 nama, terjadilah percakapan melalui sms (karena kebetulan adikku lagi di Kalimantan dan saya di Sulawesi).

Pertanyaan saya keadikku tidaklah banyak, saya hanya memberikan beberapa pertanyaan melalui SMS :

-          - Akhwatnya kuliah dimana dan angkatan berapa?
-          - Ngajinya bagaimana?
-          - Apa akhwatnya, saya tau namanya?
-          - Saya mau akhwat yang mau diajak menderita dan berjuang?
-          - Saya tidak mau akhwat yang “kaya” atau mapan?

Alhamdulillah semua pertanyaan saya dijawab dengan baik….

-    Akhirnya saya direkomendasikan untuk ke bulukumba dulu. Saya bertanya keadikku kenapaki tau sekali ini akhwat ? pastimi (jawab adikku) saya tau…saya yang Halaqoi (Isi pengajian mingguannya)

-        Wah kalau begitu saya tidak ragu lagi ! yang penting rajinji ikut pengajian…Bismillah

Adikku SMS – kapanki mau menikah kah? Saya jawab setelah Ramadhan ini….
-       Seriuski kak? Saya bilang seriuslah, masa main-main.

Setelah adikku memberikan nomer Hp dan Namanya. Saya minta adikku untuk menghubunginya terlebih dahulu, untuk menyampaikan niat baikku. Alhamdulillah responya baik "kalau dia memang kakakta ka, saya tidak bisa tolak" Balasan calon pendampingku. #Alhamdulillah

Setelah itu barulah saya memberanikan diri untuk sms.

SMS DIKIRIM……

Assalamualaikum, wr. wb afwan saya sabran kakaknya apri, mungkin adikku sudah menghubungi ukhti sebelumnya.

SMS DIBALAS…..
Waalaikumsalam,wr,wb iye (Singkat padat jelas)

SMS DIKIRIM
Insya Allah dalam waktu dekat saya ingin bertemu orang tuata, boleh minta alamatta?

SMS DIBALAS
Iye, Bajang Bulukumba (Telpmiki kalau adamiki di Bulukumba)

Sibuk sendiri …..Cari Mobil carteran, menghubungi para ust untuk menjadi juru bicaraku nanti….Alhamdulillah tidak butuh waktu lama semua siap (Hanya satu malam) #BergerakCepat

Menjelang keberangkatan saya sempat sms

SMS DIKIRIM
Assalamualaikum.wr.wb afwan ukhti bagaimana kabarta hari ini?

SMS DIBALAS
Audzubillahiminasyaitonirojim....waduh gawat saya dikirain syaitan (pikirku), tapi setelah merunung ....memang saya yang keliru ngapain saya Tanya kabarnya ya….smsku cukup sampai disitu jadi malu sendiri.

kalau tidak salah Waktu saya bertanya ke adikku, bahwa saya ingin menikah, sampai keberangkatan menuju Bulukumba untuk melamar itu hanya butuh waktu satu minggu. #SangatSingkat

Keberangkatan Menuju Bulukumba.


Ada yang luput dari cerita yang saya tuliskan diatas

Yaitu kami sempat naik di Rumah Bapak Sahido yang juga tinggal di desa itu, tapi kami tidaklah lama berada dirumah tersebut (Percakapan kami sangat singkat)…

-          Setelah Ust Dirwan Abdul Jalil menyampaikan maksud kedatangan kami, dengan suara yang sedikit keras (maaf yang dihadapi sedikit ada masalah pada pendengarannya), sampai-sampai supir yang mengantarkan kami yang tidak ikut naik  (Rumah panggung),  mendengar apa yang ust sampaikan diatas rumah he...he... keras juga ya...

-           Jawaban bapak yang kami hadapi singkat, sekaligus membuat kami semua terkejut “Maaf saya tidak punya anak perempuan” 
    
          Dalam hati saya berkata : waduh ust…kayaknya kita salah rumah he…he…lucu sih tapi wajah saya jadi berubah, pikiranku mulai macam-macam mungkin memang tidak ada akhwat di kampung sini. Mungkin akhwat itu bukan jodoh, padahal sudah jauh-jauh perjalanan dari Makassar. #LangsungGalau

Akhirnya kata ust kepada saya, coba kamu telpon akhwatnya, ternyata kalau didaerah ini mati lampu sinyal alat telekomunikasi (HP) juga tidak ada. Akhirnya tidak bisa komunikasi…

Ya sudah...... Kami mencoba masuk lagi kedalam, saat tiba di lapangan. Kebetulan ada nelayan dari laut, dan kami menghampiri dan bertanya. Pak dimana rumahnya bapak sahido disini? Ditunjuklah rumah yang tadi…masih ada yang lainkah pak? Setau saya ada disana…cobamiki kesana. 

Akhirnya kami mencoba kearah yang ditunjukkan, kebetulan saya melihat JILBAB (Baju Kurung Ciri Khas Akhwat) saya bilang ke ust Itumi rumahnya ust saya yakin, kepana yakin? Kata ust, liatmiki ust itu jemuran pakiannya akhwat. Ternyata benar itulah rumahnya #Alhamdulillah.


"Memang beda kalau orang yang tidak pernah pacaran, dengan orang yang sudah pacaran. Kalau yang sudah pacaran bukan hanya rumah yang ditau sama pacarnya, tapi juga letak tahi lalatnya kadang juga tau" Ust. Jalil

Tanggal sudah ditetapkan TAPI batal

Alhamdulillah berkat komunikasi yang baik dan kemampuan para ust memberikan jawaban-jawaban yang memuaskan, keluarga calon istriku menerima kami dan semuanya sudah ditetapkan termasuk tanggal pernikahan kami yaitu 24 September 2011. #TidakButuhWaktuLama

Tapi setelah mendapatkan amanah untk menjadi MC bersama Adi Wijaya diacara Liqo Syawal, akhirnya saya harus kembali lagi ke Bajang untuk memundurkan tanggal pernikahan kami. Saya mengajak ust Zainal, Ust Dg Gassing (Jepot), Adik dan Ibu Kandungku, untuk membicarakan  maksud perubahan tanggal pernikahan kami, sekaligus memberikan uang belanja sesuai kesepakatan keluarga kami berdua.

Alhamdulillah Akhirnya disepakatilah Tanggal pernikahan kami yaitu 1 oktober 2011.

Akad Nikah = Menjadikan Kami Halal

Alhamdulillah hari yang telah saya tunggu, akhirnya tiba juga. Tepat 1 Oktober 2011, dengan perasaan yang sedikit gugup berusaha mendengarkan jalannya prosesi akad nikah yang dimulai dengan Pembukaan Oleh MC sahabat terbaikku Adi Wijaya, kemudian dilanjutkan pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Adinda Zulkiflin, Kemudian masuklah acara inti yaitu prosesi Akad Nikah. (sempat terhenti beberapa menit, ada diskusi antara pak imam dan calon mertuaku beserta ust jalil) Acara di lanjutkan…

Saya didudukkan bersama pak imam, suasana sedikit tegang. Hanya butuh waktu beberapa menit akhirnya kami sah sebagai pasangan suami istri #Alhamdulillah

"Inilah kali pertama saya mencium ubun-ubun seorang wanita"

Acara selanjutnya adalah ceramah pernikahan yang disampaikan oleh ust Dirwan Abdul Jalil. Terimakasih Ust Dirwan Abdul Jalil, atas pendampingannya sejak awal hingga Sahnya saya sebagai suami dari RITA. Semua berjalan sesuai rencana (Syariat Islam) #Berkah

Itulah cerita singkat pertemua kami
Terimakasih atas doanya semua




Alhamdulillah tepat hari ini, kebersamaan kami mengarungi bahtera kehidupan berumahtangga sudah 5 tahun. 4 Tahun 1 bulan kami lalui bersama di Kota Daeng dan di Kab Gowa. Dan tepat tanggal 1 Desember 2015, kami sekeluarga hijrah ke Kabupaten Bulukumba. #AmanahBaru

Kini sudah 10 bulan tepat kebersamaan kami di Bumi Panrita Lopi, dengan suasana dan tempat yang baru. Kami lalui dengan penuh suka cita, alhamdulillah….Segala Puji Hanya Milik Allah atas segala nikmat-Nya, kepada kami sekeluarga. #LebihBaik


5 Tahun kebersamaan kami, Alhamdulillah kini Anak pertama kami Kaka hafidzah, yang sudah aktif bersekolah plus sudah bisa membantu aktivitas umminya hari ini berusia 4 Tahun 2 Bulan 3 hari. sedangkan anak kedua kami Ade Filzah yang selalu menemani kaka ke sekolah sudah berumur 2 Tahun, 7 Bulan, 27 Hari. #SelaluBersama

Semoga kami sukses membangun Istana CINTA hingga ajal memisahkan kami. amin #MyDream

Hormatku

+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran atau Follow Twitter @MuhammadSabran
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar