Permandian ALAM ERE MERASA Bantaeng

Walaupun sering mendengarkan namanya tapi buat saya dan istriku serta kemanakanku Muh. Alim ini adalah kali pertama kami datang kelokasi permandian alam ini. Awalnya kami hanya ingin bersilaturahmi ketempat saudaraku (apriani), karena lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya kamipun  berangkat rombongan sekaligus liburan keluarga.

Pemandangan sawah, tanaman jagung, coklat, dll serta udara sejuk dengan sedikit diselimuti kabut awan, seakan mengiringi perjalanan kami pagi ini (17 Mei 2012) saat berkunjung ke Tempat rekreasi permandian alam Ere Merasa (ERMES) Kabupaten Bantaeng. Menghirup udara yang masih jauh dari polusi undara dan rimbunya pepohonan yang hijau semakin membuat kita betah untuk berlama-lama dan memanjakan mata untuk senantiasa menatapnya hijaunya dedaunan sembari memuji kekuasaan dan ciptaan Allah SWT.

Bagiku ada banyak hal yang menarik disini, kebetulan kami tiba disaat pengunjung belum ada yang datang karena kami memang seganja untuk datang lebih awal. saat kami tiba di permandian alam ERMES, yang kami jumpai hanya masyarakat setempat yang mandi dan mencuci pakaian sehari-harinya, sedangkan anak-anaknya asik berenang dikolam. Luar biasa walaupun masih anak-anak mereka sudah pada pandai berenang ....benar juga kata orang, Ala bisa karena biasa hee....he..he..
Bahkan menurut info yang saya dapat dari masyarakat. air yang keluar dari akar kayu ini, sebagian besar masyarakat setempat ada yang langsung meminumnya tanpa dimasak terlebih dahulu, karena sudah yakin airnya bersih dan menyegarkan (dingin) katanya.....dan memang saat saya liat airnya sangat jernih dan segarrrrrr.

Wah bukan cuma itu yang unik dan menarik buatku. ada lagi yang bagiku menarik, yaitu kepercayaan masyarakat di daerah ini. Yaitu menurut mereka kalau daerah disini jarang hujan berarti ada yang sedang melakukan maksiat.Wah...luar biasa....pikirku, artinya siapapun bisa merasakan dan tau kalau ada yang sedang bermaksiat. Karena hanya di lihat dari adanya hujan atau tidak....Percaya ngak percaya, awalnya sih aku kurang percaya, tapi setelah ia memberikan bukti bahwa beberapa bulan yang lalu hujan jarang turun, akibatnya jagung pada kurus-kurus, bagi kepercayaan masyarakat berarti ada yang maksiat. Eh usut punya usut ada yang hamil di luar nikah (tuhkan ada yang maksiat sih). dicarilah siapa yang hamili wanita ini, biar disuruh bertanggungjawab. setelah diusut-usut akhirnya dapat, lelaki itu harus bertanggung jawab. Dan tidak lama berselang hujanpun turun. Itulah kepercayaan sebagian orang, dan saya melihat rasa keIslaman orang disinipun masih baik, dengar-dengar sih itu berkat Kahar Muzakkar dulu yang mengajarkan dan menerapkan Islam di daerah ini. Sayapun masih perlu cari informasi yang lebih banyak lagi......
Dan kalau malam hari, daerah ini unik juga. Karena gelap total tidak ada satupun lampu dirumah yang menyala... ( maksud mereka mematikan lampunya kenapa ya????). saya yakin pasti ada maksudnya....

Udah dulu ya ceritanya aku mau liburan dulu sama keluarga...

Wah akhirnya tiba juga....di pintu gerbang permandian ERMES. Bayar karcis 3.000 / Orang
walaupun udara terasa dingin aku udah siap-siap untuk lompat..satu....dua...tiii eh balik dulu ya..he...he..
Curang...aku baru berhitung eh...nene sholehah sama alim udah nyebur duluan (apa udah sembuh nak?)
maaf om...damai...damai aku duluan....ayo om lompat tidak dinginji....he...he...
Aku akan segera menyusul......


Wah ternyata dingin buangetttt.naik ah...

Gaya terapung di atas airrrrrrrrr.....iya tawwa, tahan napas kanda. biar bisa lama
Istirahat.....saatnya makan....Alhamdulillah.

ada apa tuh......ko ngak ada yang liat kamera he...he..

Alhamdulillah luar biasa liburan hari ini, menikmati suasana Alam, menambah keimanan dengan melihat ciptaan Allah yang luar biasa...dan segarnya luar biasa. Kapan-kapan yang baca juga jalan-jalan kesini ya....pasti tidak nyesal.

Hormatku

+Muhammad Sabran  Ingin Ngobrol bersama saya Like Fans Page MS- Muhammad Sabran atau Follow Twitter @MuhammadSabran
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar