15 TAHUN BERSAMA BIDADARIKU
15 TAHUN PERJALANAN, DAN SATU TAHUN YANG PENUH CERITA ❤️
1 Oktober 2025 – 1 Oktober 2026.
Hari ini kembali mengingatkan saya bahwa perjalanan rumah tangga bukan sekadar tentang berapa lama kita bersama, tetapi tentang berapa banyak perjuangan yang telah kita lewati bersama.
Bersamamu, saya belajar bahwa membangun rumah tangga tidak selalu tentang hari-hari yang indah. Ada hari ketika kita tertawa bersama, ada pula hari ketika kita harus belajar memahami, mengalah, memaafkan dan kembali menguatkan satu sama lain.
15 tahun bukan waktu yang sebentar.
Selama itu, kita belajar membangun rumah, membangun keluarga, dan yang paling penting… membangun hati agar tetap bisa berjalan bersama dalam berbagai keadaan.
Dari awal pernikahan hingga hari ini, begitu banyak cerita yang telah kita lalui.
Ada masa-masa sulit, keterbatasan, perjuangan mencari rezeki, menghadapi berbagai persoalan, hingga perlahan melihat keluarga ini tumbuh menjadi lebih besar.
Dan Allah menghadiahkan kepada kita empat buah hati.
Empat anak yang menjadi amanah sekaligus sumber kebahagiaan. Membesarkan mereka mengajarkan kepada kami bahwa menjadi orang tua bukan hanya tentang memberikan apa yang mereka butuhkan, tetapi juga tentang memberikan waktu, perhatian, teladan, pendidikan dan doa yang tidak pernah putus.
Kadang kita lelah.
Kadang kita khawatir dengan masa depan.
Kadang kita bertanya, apakah kita sudah menjadi orang tua yang cukup baik?
Namun setiap kali melihat mereka tumbuh, belajar dan melangkah menuju masa depan, hati kembali berkata:
“Perjuangan ini layak untuk terus diperjuangkan.”
Setahun terakhir, dari 1 Oktober 2025 sampai 1 Oktober 2026, kembali menjadi bagian dari perjalanan panjang itu.
Ada banyak cerita yang mungkin tidak semuanya sempat kita abadikan. Ada perjalanan, kesibukan, pekerjaan, keluarga, pendidikan anak-anak, berbagai persoalan dan kebahagiaan kecil yang kita jalani bersama.
Ternyata rumah tangga memang seperti perjalanan panjang.
Bukan tentang siapa yang paling hebat, tetapi tentang siapa yang tetap memilih untuk bertahan, saling menggenggam dan berjalan bersama ketika perjalanan tidak selalu mudah.
Untukmu Bidadariku....
Terima kasih telah menjadi teman perjalanan selama 15 tahun.
Terima kasih untuk kesabaran, pengorbanan, perhatian dan cinta yang mungkin tidak selalu saya balas dengan sempurna.
Maaf untuk banyak kekurangan saya sebagai suami dan sebagai ayah.
Saya sadar, selama perjalanan ini masih banyak hal yang harus saya perbaiki.
Semoga ke depan kita bukan hanya semakin lama bersama, tetapi juga semakin dewasa dalam mencintai, semakin kuat dalam menghadapi ujian, semakin kompak dalam mendidik anak-anak, dan semakin dekat kepada Allah.
Semoga empat buah hati kita tumbuh menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, menjadi kebanggaan keluarga, dan kelak menjadi amal jariyah yang terus mengalir untuk kita.
15 tahun telah kita lewati.
Masih panjang perjalanan yang harus kita tempuh.
Semoga Allah terus menjaga rumah tangga ini, menjaga cinta di antara kita, menjaga anak-anak kita, melapangkan rezeki, memberikan kesehatan dan kekuatan, serta menjadikan keluarga kecil kita sebagai keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Karena pada akhirnya, rumah bukan hanya tempat untuk pulang.
Rumah adalah tempat di mana kita menemukan orang-orang yang tetap memilih untuk bersama, dalam suka maupun duka.
Selamat menjalani perjalanan kita, Rita.
15 tahun bersama, 4 buah hati, dan masih banyak cerita yang insya Allah akan kita tuliskan bersama.
Semoga sampai tua nanti, kita tetap bisa saling menggenggam tangan dan berkata:
“Alhamdulillah… kita sudah melewati semuanya bersama.” ❤️
1 Oktober 2025 – 1 Oktober 2026
Satu tahun perjalanan terakhir, dari 15 tahun perjalanan yang panjang.


Posting Komentar untuk "15 TAHUN BERSAMA BIDADARIKU"