My Trip : Bulukumba - Bantaeng - Jeneponto - Makassar

Anak- anak begitu menikmati suasana disini, dan memang mereka bertiga (hafidzah, Fildzah dan Khalid) kalau mendengar kata "Pulang Kampung" mereka sangat bahagia.

Walau kepulangan kami ini diliputi dengan kesedihan,namun tidak buat mereka.

Namanya juga anak-anak, dunianya memang selalui ingin bermain. 

Seakan tidak merasakan keluarga sedang
berduka atas kepergian Neneknya.

Mereka tetap bergembira bersama sepupu, om dan tante mudanya.

Selamat menikmati nak....

Abi hanya minta izin satu hari, jadi besok sore kita harus balik lagi ke Kota Makassar.

Seakan tidak ada "Capeknya" ini anak-anak semua. Mulai pagi, siang bahkan malam terus bermain sampai akhirnya tertidur pulas karena kecapean. 

Alhamdulillah patut disyukuri, Jalanan di Bajang sudah mulai diperbaiki. Jadi aksesnya lebih mudah dan nyaman. Tapi jalanannya harus segera diaspal dong pak....kasihan warga menikmati debu setiap hari. Mudahan saat pulang kampung berikutnya jalanannya sudah diaspal.

Selasa, 23 Juli 2019, 

Dipagi yang cerah ini, saya menemani ibu ke Pasar untuk membeli kebutuhan makan siang dan persiapan acara ta'ziah malam kedua. Lokasi Pasarnya di Jalan Pelabuhan Kassi, Kajang. Kalau mau mencari Ikan segar disini banyak kalau pagi....Selain segar juga murah kalau saya bandingkan dengan harga yang di Makassar he...he...

Setelah mendapatkan ikan yang diinginkan serta membeli sayur dan kebutuhan lainnya. Kami segera kembali, anak-anak sudah menunggu oleh-olehnya.

Alhamdulillah siang ini dapat menikamti ikan bakar segar lagi....

Siang hari sekitar pukul 14.15 Wita, kami meninggalkan rumah untuk kembali menuju Makassar.
Ayo Kaka Hafidzah dan Ade Khalid Foto dulu sama tante, nene dan kakek
Sebelum kita jalan.

Dan menjelang sholat Ashar kami istirahat sejenak sambil menunggu masuknya waktu sholat, sambil menikmati buah-buahan, bakso bakar dan minuman dingin. Kami juga mencoba mengigatkan anak-anak bahwa kita pernah disini dan ternyata mereka masih ingat bahkan kantor dan rumah tinggal kami mereka tunjukkan. Kami memang pernah di Kota Bulukumba selama satu setengah tahun. 


Masjid Dato Tiro Bulukumba
Masjid Dato Tiro Bulukumba adalah salah satu masjid kebanggan Masyarakat Bulukumba. Setelah sholat kami kembali melakukan perjalanan menuju makassar, tapi saya berencana mengajak mereka menikmati kepiting. Kebetulan saya pernah ketempat tersebut menikmati kepiting bersama pimpinan saya, dan saya suka. Mudahan ketemu dan kepitingnya tidak habis karena sudah sore.

Kunjungan pertama saya  : Kunjungan Pertama begitu Berkesan....


Pokoknya istriku harus merasakan tempat ini, Alhamdulillah setelah 1 jam lebih perjalanan akhirnya, kami sampai di Mr Crab...... Karena sudah pukul 17.00 Wita saya tanya dulu kedalam siapa tau sudah habis, karena sudah sore.

Alhamdulillah masih ada...kita pesan porsi untuk tiga orang....Kaka Fildzah dan Ade Kholid nanti abi yang suapi.....Kita tunggu dulu kurang lebih 20 menit katanya....

Sambil menunggu masak kepitingnya, kita dokumentasi dulu
Rumah Kepiting Bakri 37 Bantaeng
Rumah Kepiting Bakri 37 Bantaeng
Rumah Kepiting Bakri 37 Bantaeng
Buat anda yang ingin menikmati kepiting di Rumah Kepiting Bakri 37 silahkan Langsung ke Kabupaten Bantaeng tepatnya di Jln Bonto Rita (eh sama nama istriku) Bissappu. Bantaeng Sulawesi Selatan.

Sabar ya....sedikit lagi masak kepitingnya....

 Ini dia yang kita tunggu-tunggu sudah datang, saatnya kita makan.......
Rumah Kepiting Bakri 37 Bantaeng
Kita pesan "Saos tiram" Mantap....Jangan lupa baca DOA

Rumah Kepiting Bakri 37 Bantaeng
Bagaimana ummi mantapkan.....ummi paling akhir....kami semua sudah siap melanjutkan perjalanan. Ayo Ummi

Satu Porsi Kepiting cukup kita bayar Rp. 100.000, belum termasuk minum dan nasinya. kalau ke Bantaeng jangan lupa singgahki disini......

Setelah makan ssatnya kita melanjutkan perjalanan. Alhamdulillah Pukul 19.00 Wita, kami singgah menunaikan sholat di Masjid Agung Jeneponto. Wah ternyata sudah banyak perubahan khususnya Interiornya, suasananya juga makin sejuk. Jadi sangat nyaman....

Masjid Agung Jeneponto
Setelah sholat dan menikmati beberapa tusuk bakso, kami kembali melanjutkan petualangan menuju kota makassar.

Perjalanan kami saat menuju kampung hanya memakan waktu 4 jam, sedangkan saat kami kembali ke Makassar menghabiskan waktu 8 jam, karena kami sering singgah-singgah dan beristirahat. Akhirnya kami tiba dirumah pukul 22.00 Wita. Alhamdulillah.....

Insya Allah kapan-kapan kita berpetualangan lagi....menuju tempat-tempat yang menarik di seluruh dunia....

Hormatku
Muhammad Sabran
  
Jangan Lupa Like, Follow dan Subscribe Akun SOSMED Saya🙏🙏
Like Fans Page FB Muhammad Sabran 
Follow IG @muhammad_sabran
Subscribe Youtube Coach Sabran
Telegram Coach Sabran
Share on Google Plus

About Muhammad Sabran

0 komentar:

Posting Komentar