Dokumentasi Dan Pernyataan Sikap Aksi Bela Palestina

Makassar, Senin 24 Mei 2021

Ratusan Umat Islam yang tergabung dalam Aliansi Umat Islam Sulawesi Selatan, Melakukan Aksi Solidaritas memberikan dukungan untuk saudara seiman di Palestina.

Sejak pagi massa sudah berkumpul di Monumen Mandala, saya tiba bersama mobil Komando sekitar pukul 08.45 Wita. Semoga apa yang kita lakukan mendapatkan Ridho dariNYA, dan kelak aktivitas kita ini menjadi Hujjah bahwa kita pernah membela saudara kita.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, setelah mobil komando berada diposisi. Peserta aksi langsung berbaris dengan rapi, dengan arahan KorLap. Alhamdulillah pagi ini mendapatkan pengawalan dari pihak kepolisian.

Setelah barisan tertata dengan rapi, maka MC AKSI mengambil Alih dan membuka acara Aksi Solidaritas Bela Palestina. MC Ust. La Ode Aslan bersama Ust Ali Wardana.
Setelah MC membakar semangat para peserta aksi, dan menyampaikan yel-yel yang akan diucapkan selama Aksi berlangsung. Selanjutnya MC Mempersilahkan perwakilan-perwakilan dari berbagai organisasi untuk menyampaikan Orasinya. Orasi Pembukan disampaikan Oleh Ketua AUI Sul-Sel KH.Mustari Ago dan dilanjutkan oleh Sekjen AUI Sul-Sel
Selama acara aksi berlangsung, Ibu-Ibu Polwan juga berkeliling sambil membawa beberapa poster untuk mengingatkan semua peserta aksi untuk tetap menjaga protokol kesehatan.




Dalam Aksi Solidaritas Bela Palestina kali ini, beberapa orator ada yang orasi menggunakan Bahasa Inggris, Bahasa Arab dan Bahasa Makassar.

Masya Allah beberapa kali saya mendokumentasikan, ditengah teriknya matahari. Allah milindungi peserta aksi dengan gumpalan awan. Alhamdulillah...
PERNYATAAN SIKAP ALIANSI UMAT ISLAM SULAWESI SELATAN DALAM AKSI BELA PALESTINA

PERNYATAAN SIKAP ALIANSI UMAT ISLAM SULAWESI SELATAN DALAM AKSI BELA PALESTINA
Tetap semangat, walau sinar matahari cukup terik.



PERNYATAAN SIKAP ALIANSI UMAT ISLAM SULAWESI SELATAN
DALAM AKSI BELA PALESTINA
"Hentikan Segala Bentuk Penjajahan Zionis Israel atas Palestina"

Bismillahirrahmanirrahim, Laa Ilaaha illa Allah, Muhammadur Rasuulullah. Allohumma sholi'alaa Sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa dzurriyyatihi wa ashhaabihi wa man tabi'ahum ilaa yaumiddin.

Tak terhitung tindakan biadab Zionis Israel yang melakukan penindasan terhadap umat Islam di Palestina, agresi militer menyebabkan ratusan warga Palestina tewas dan ribuan lainnya mengalami luka-luka.

Tahun ini, Serangan Zionis Israel atas Jerusalem Timur dan Jalur Gaza, dilakukan bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan, dimana ummat Islam sedang fokus menjalankan Ibadah Puasa. Agresi militer tersebut telah memicu kecaman dari para pemimpin negara di dunia dan aksi demonstrasi di berbagai penjuru dunia, baik negeri muslim maupun non-muslim.

Pencaplokan tanah palestina ini oleh zionis israel Laknatullah telah berlangsung sejak tahun 1948.

Ada dua peristiwa sejarah yang menjadi awal penjajahan Zionis Israel terhadap Palestina. Pertama, Perjanjian Sykes-Picot (1916) antara Ingris dan Prancis yang membagi peninggalan kekhilafahan Ustmaniah di wilayah semenanjung Arab. Kedua, Deklarasi Balfour (1917) yang mendukung adanya "Rumah nasional untuk Orang Yahudi" di Palestina. Dalam deklarasi Balfour ditekankan
"....tidak ada yang boleh yang dilakukan yang merugikan hak sipil  dan agama dari komunitas non-Yahudi di Palestina". Namun dalam perkembangannya, negara Israel berdiri diatas tanah palestina sebagai manifestasi ide gerakan zionis dunia. Zionis Israel, selama lebih dari 50 Tahun terakhir, terus melakuakan agresi dan mengukuhkan pendudukannya atas palestina. Bangsa yahudi yang asalnya minoritas kini menjadi minoritas, dan menggusur serta menindas bangsa palestina.

Mencermati agresi militer Zionis Israel yang makin brutal beberapa hari terakhir ini, maka Aliansi Umat Islam Sulawesi Selatan dengan ini menyatakan beberapa hal sebagai berikut :

Pertama, mengecam keras dan mengutuk kebiadaban Zionis Israel yang melakukan serangan biadab terhadap kaum muslim di Palestina, dan menyebabkan kerusakan yang masif serta korban jiwa, Dengan dalih apapun, agresi militer yang dilakukan oleh Zionis Israel ini tidak dapat dibenarkan, baik berdasarkan hukum internasional maupun hukum agama (Islam). Oleh karena itu, agresi militer oleh Zionis Israel harus segera dihentikan. 

Kedua, sesungguhnya agresi militer tersebut adalah peristiwa berulang, dan hal itu semakin meneguhkan eksistensi Zionis Israel sebagai terosris sesungguhnya. Selama ini, tuduhan teroris dan isu terorisme selalu diarahkan kepada umat Islam, meskipun faktanya umat Islam justru selalu menjadi korban dari aksi terorisme.

Ketiga, mendesak kepada pemerintah  untuk memberikan dukungan nyata bagi terwujudnya kemerdekaan Palestina dan kembalinya tanah Palestina yang telah dirampas melalui perjanjian dzalim yang merupakan persekongkolan jahat negara-negara Imperialis. Memberikan pembelaan terhadap Palestina maupun dengan mengirimkan tentara untuk membebaskan Palestina dari Penjajahan Israel.

Keempat, mendesak pemimpin, tentara dan kekuatan militer dari seluruh negeri-negeri Islam untuk mengobarkan jihad fi sabilillah, membela hak-hak kaum Muslim Palestina. Karena hanya dengan Jihad, maka dapat diwujudkan kehormatan rakyat Palestina, diraih kemerdekaan Palestina dan dibebaskan Palestina dari Penjajahan Zionis Israel.

Kelima, mengajak segenap umat Islam, baik dari kalangan Ulama, Cendikiawan, Intelektual, Politisi, Pengusaha, Advokat, Aktivis Pergerakan, dan Mahasiswa. Dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya, untuk bersatu padu memberikan dukungan  dan pembelaan kepada rakyat palestina, baik secara moril, maupun spiritual, atas dasar persaudaraan Islam.

Keenam, menyerukan kepada Ulama/Kyai/Muballigh/khotib untuk mengangkat tema penindasan dan tindakan kekerasan oleh Zionis Israel terhadap rakyat Palestina, di dalam ceramah, khutbah, dan majelis taklim sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama Muslim. 

Ketujuh, Mengajak segenap kaum muslimin untuk serius dan bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan Syariah Islam secara Kaffah, agar kaum muslimin memiliki kekuatan dalam persatuan Islam, yaitu persatuan yang dilandasi oleh kesamaan Aqidah Islam. Sebab hanya Syariah Islam yang diterapkan secara kaffah dalam bingkai Daulah Khilafah, yang dapat menjadi pelindung dan menjaga kehormatan umat Islam di seluruh penjuru dunia.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda :

"Seorang Muslim itu bersaudara bagi muslim lainnya, tidak boleh mendhaliminya dan tidak boleh pula menyerahkan kepada orang yang hendak menyakitinya. Barangsiapa yang memperhatikan kebutuhan saudaranya, maka Allah akan memperhatikan kebutuhannya. Barangsiapa yang melapangkan kesulitan seorang Muslim, niscaya Allah akan melapangkan kesulitan-kesulitannya di hari kiamat. Dan barangsiapa yang menutupi kesalahan seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi kesalahannya kelak dihari kiamat." (HR. Bukhari Muslim)

Hasbunallah wa ni'mal wakiil, ni'mal maula wa ni'man nashiir
Allahuakbar.......Allahuakbar.......Allahuakbar !!!


Dibacakan oleh


Nasaruddin Linggi Allo
Sekjen. AUI-Sul-Sel

Setelah pembacaan Pernyataan Sikap Oleh Sekjen AUI Sul-Sel, selanjutnya semua peserta melakukan Long March menuju Masjid Al-Markas.

Alhamdulillah sebelum waktu sholat Zuhur masuk, kami semua sudah tiba di lokasi tujuan. Senangnya sekalian bersilaturahmi bersama beberapa para sahabat.
Sampai jumpa di agenda dakwah berikutnya.

Hormatku
Muhammad SabranπŸ™

Silahkan lihat juga Dokumentasi Kegiatan Foto-Foto Training Motivasi bersama Coach Sabran disini πŸ‘‰πŸ‘‰πŸ‘‰www.muhammad-sabran.com/2011/08/hubungi-saya.html
  
Jangan Lupa tinggalkan jejak dengan memberikan Komentar 
πŸ‘‡πŸ‘‡Dan Like, Follow, Subscribe dan Join Akun SOSMED SayaπŸ‘‡πŸ‘‡
Like : Fans Page FB Muhammad Sabran 
Follow : IG @muhammad_sabran
Subscribe : Youtube Coach Sabran
Join : Telegram Coach Sabran
Share on Google Plus

About muhammad sabran

0 comments:

Posting Komentar