Perjalananku

Tulis kenangan dulu...😊

Ingat saat awal-awal kuliah di Kampus Biru Universitas Muhammadiyah Makassar tepatnya tahun 2008, kami dipertemukan dengan teman-teman seperjuangan dan sehijrah saat itu tepatnya tahun 2009 yang penuh kenangan bersama teman-teman seperjuangan dan sehijrah
πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰

Kenapa sehijrah karena kami mahasiswi yang sama-sama kajian dan sekelas.πŸ‘

Masih ingat waktu Temanku ajak saya kajian, yang awalnya bilang ke saya bahwa ada seniornya di kampungnya dulu pengen ngajakin kita mengaji Alquran😊

Tadaa beberapa hari kemudian Al-Qur'an besarpun ditenteng oleh Temanku, bertemulah dengan kami dengan seniornya ditaman multimedia Unismuh πŸ€”

Ternyata kami berdua salah paham, dikiranya kita diajak mengaji Alquran guys ternyata diajak kajian Islam😁😁

Alhamdulillah disitulah awal perjumpaan kami dengan senior kami dan guru kajian kami yang lewat perantaranya. Kami bisa mempelajari Islam lebih dalam lagi dan Alhamdulillah saya masih Istiqomah sampai saat ini dengan anak sudah 4 orangπŸ‘

Jodohpun ketemu di sepengajian tapi lewat perantara ipar saya dan kebetulan iparku adalah seniorku juga di kampus dan sekaligus guru pengajianku.

Tanpa disadari ternyata sayapun berjodoh dengan kakak kandungnya dengan jalur ta'aruf pas bulan puasa Ramadhan tahun 2011.

Saat itu suamiku memberanikan diri ke kampungku untuk melamarku, yang sayapun juga gak pernah jelas melihat bagaimana orangnya dan lain-lain.
Sehingga keluarga pun kaget, dengan heran kenapa tiba-tiba ada yang melamar, dan beranggapan orang yang mau melamar saya adalah dudaπŸ˜…πŸ˜πŸ˜…πŸ˜„

Jadi ngakak kalau ingat saat itu awal dipertemukan do'i yang halal.
Alhamdulilah singkat cerita lamarannya pun diterima dan kami resmi nikah tgl 1 Oktober 2011.

Walimahan pertama di kampung yang sesuai syariat dan orang keheranan melihat resepsi pernikahan kami karena saat itu suami duduk sanding di luar rumah dan saya duduk sanding di dalam rumah, karena kebiasaan orang di kampung orang menikah duduk bersama dengan pasangannya bukan malah dipisahπŸ’žπŸ’•πŸ’“ tapi gitulah Islam yang mengatur kehidupan kita guys, karena setiap amalan wajib menaati hukum Syara'.

Alhamdulillah pasukan dari Makassar saat itu banyak yang mensupport dan siap jadi panitia Akhwat dan Ikhwan. Terimakasih kuucapkan pada kalian semua yang sempat hadir saat itu. Love all SholehahπŸ™πŸ™ meskipun sudah lewat beberapa tahun kami tetap masih mengingat jasa2 kalian saat itu, semoga Allah balas dengan kebaikan yang berkali-kali lipatπŸ’žπŸŽ‰πŸŽ‰

Bulan Ramadhan tahun ini saya jadi teringat masa-masa kuliah, hijrah dan menikah dulu.


Alhamdulillah sungguh perjalanan yang Indah kalau kita terus menuntut Ilmu, dan makin mendekatkan diri kita pada Allah SWT.

Share on Google Plus

About muhammad sabran

1 comments: